Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Sabtu, 06 Juni 2026 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Toyota memberi konfirmasi resmi pada 31 Mei lalu. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan fluktuasi permintaan pasar. Juga menimbang beban kerja dalam perencanaan dan produksi kendaraan.
Pasar EV global memang sedang bergejolak. Permintaan anjlok. Penjualan mobil turun selama delapan bulan berturut-turut. Pabrikan lain seperti Honda dan GM juga merasakan pukulan keras yang sama.
Maka, evaluasi besar-besaran dilakukan. Mengembangkan arsitektur EV khusus butuh uang sangat besar. Butuh kapasitas manufaktur raksasa.
Batalnya LF-ZC membuat ambisi besar Lexus dipertanyakan. Target mereka sangat agresif: menjual 1 juta EV setiap tahun pada tahun 2030. Lalu, target menjadi merek yang hanya menjual mobil listrik secara eksklusif mulai 2035.
Tanpa LF-ZC sebagai batu loncatan pertama, bagaimana target 1 juta unit itu bisa tercapai? Toyota memang belum mengubah target angka tersebut. Tapi, kehilangan proyek andalan di menit-menit akhir jelas mengubah peta jalan mereka.
Pasar EV global memang sedang bergejolak. Permintaan anjlok. Penjualan mobil turun selama delapan bulan berturut-turut. Pabrikan lain seperti Honda dan GM juga merasakan pukulan keras yang sama.
Maka, evaluasi besar-besaran dilakukan. Mengembangkan arsitektur EV khusus butuh uang sangat besar. Butuh kapasitas manufaktur raksasa.
Batalnya LF-ZC membuat ambisi besar Lexus dipertanyakan. Target mereka sangat agresif: menjual 1 juta EV setiap tahun pada tahun 2030. Lalu, target menjadi merek yang hanya menjual mobil listrik secara eksklusif mulai 2035.
Tanpa LF-ZC sebagai batu loncatan pertama, bagaimana target 1 juta unit itu bisa tercapai? Toyota memang belum mengubah target angka tersebut. Tapi, kehilangan proyek andalan di menit-menit akhir jelas mengubah peta jalan mereka.
Lihat Juga :