Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Sabtu, 06 Juni 2026 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Polytron menawarkan opsi sistem sewa baterai (Battery-as-a-Service/BaaS). Untuk varian Polytron G3 mulai Rp299 juta (dengan biaya langganan baterai bulanan sekitar Rp 1,2 juta).
Sedangkan varian tertingginya, Polytron G3+, mulai Rp339 juta-Rp373.500.000. Sistem BaaS ini dilindungi lifetime warranty (garansi baterai seumur hidup).
Bagi penganut mahzab konvensional, ada opsi Beli Utuh (Buy to Own). Polytron G3 dipatok sekitar Rp419 juta. Sementara Polytron G3+ di kisaran Rp459 juta hingga Rp505.500.000.
Dapur pacunya sangat mumpuni. Baterai jenis LFP (Lithium Iron Phosphate) berkapasitas besar 52 kWh. Daya jelajahnya panjang. Sekali cas penuh, mobil ini sanggup meluncur senyap hingga jarak 402 kilometer.
Bagaimana jika ingin dijual lagi? Takut harganya terjun bebas? Polytron punya garansi gila: Buy Back Guarantee.
Dalam 3 tahun, Polytron menjamin akan membeli kembali unit tersebut seharga 70 persen. Tidak ada merek pendatang baru yang seberani ini. Tentu, ini karena September nanti usia Polytron genap 51 tahun. Reputasi puluhan tahun menjadi taruhannya.
![Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia]()
Penonton yang menghadiri PIO 2026. Foto: Polytron Indonesia
Kemeriahan di luar kabin tak kalah seru. Mengusung tema "Beyond Badminton", Polytron menyulap area Istora menjadi taman hiburan sportstainment. Penonton bisa menjajal Smash & Reflex Challenge hingga panggung musik bersama Maliq & D'Essentials dan Marion Jola.
"Melalui PIO 2026, kami ingin teknologi menjadi pengalaman nyata yang bisa dirasakan semua orang," ucap Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron.
Melihat Polytron G3+ hilir mudik di Senayan memberi SindoNews perspektif baru. Kendaraan ini tidak sekadar nol emisi. Ia menawarkan kenyamanan paripurna bagi atlet yang baru bertanding, sekaligus rasionalitas masa depan untuk masyarakat Indonesia.
Sedangkan varian tertingginya, Polytron G3+, mulai Rp339 juta-Rp373.500.000. Sistem BaaS ini dilindungi lifetime warranty (garansi baterai seumur hidup).
Bagi penganut mahzab konvensional, ada opsi Beli Utuh (Buy to Own). Polytron G3 dipatok sekitar Rp419 juta. Sementara Polytron G3+ di kisaran Rp459 juta hingga Rp505.500.000.
Dapur pacunya sangat mumpuni. Baterai jenis LFP (Lithium Iron Phosphate) berkapasitas besar 52 kWh. Daya jelajahnya panjang. Sekali cas penuh, mobil ini sanggup meluncur senyap hingga jarak 402 kilometer.
Bagaimana jika ingin dijual lagi? Takut harganya terjun bebas? Polytron punya garansi gila: Buy Back Guarantee.
Dalam 3 tahun, Polytron menjamin akan membeli kembali unit tersebut seharga 70 persen. Tidak ada merek pendatang baru yang seberani ini. Tentu, ini karena September nanti usia Polytron genap 51 tahun. Reputasi puluhan tahun menjadi taruhannya.

Penonton yang menghadiri PIO 2026. Foto: Polytron Indonesia
Kemeriahan di luar kabin tak kalah seru. Mengusung tema "Beyond Badminton", Polytron menyulap area Istora menjadi taman hiburan sportstainment. Penonton bisa menjajal Smash & Reflex Challenge hingga panggung musik bersama Maliq & D'Essentials dan Marion Jola.
"Melalui PIO 2026, kami ingin teknologi menjadi pengalaman nyata yang bisa dirasakan semua orang," ucap Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron.
Melihat Polytron G3+ hilir mudik di Senayan memberi SindoNews perspektif baru. Kendaraan ini tidak sekadar nol emisi. Ia menawarkan kenyamanan paripurna bagi atlet yang baru bertanding, sekaligus rasionalitas masa depan untuk masyarakat Indonesia.
(dan)
Lihat Juga :