Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Kamis, 09 Juli 2026 - 17:58 WIB
loading...
BAIC T1 akan bersaing di kelas hatchback crossover listrik, bersama dengan BYD Dolphin, Aion UT, dan GWM Ora 03 BEV. Foto: BAIC Indonesia
A
A
A
ALAM SUTERA - BAIC resmi meluncurkan T1, mobil listrik murni pertamanya, di Indonesia pada Kamis (9/7/2026) di Alam Sutera, Tangerang.
Mobil ini datang dengan satu varian saja, dan bocoran harga jual mengarah ke angka Rp375 juta—posisi yang membuatnya bersaing head-to-head dengan BYD Dolphin, Aion UT, dan GWM Ora 03 BEV, bukan sekadar bermain di harga murah.
BAIC menyasar 1.000 unit penjualan sampai akhir tahun.
![Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik]()
Harga BAIC T1 di Indonesia di angka Rp300 jutaan. Foto:Okezone/Erha Aprili Ramadhoni
PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), agen pemegang merek BAIC, membuka pre-booking BAIC T1 mulai 9 hingga 30 Juli 2026.
Penjualan ke konsumen umum baru dimulai di GIIAS 2026 (30 Juli–9 Agustus). Nama produk berubah dari Arcfox T1 (nama di pasar China) menjadi BAIC T1 untuk memperkuat identitas merek BAIC di Indonesia.
Untuk tahap awal, BAIC T1 dipasarkan dalam status completely built up (CBU) alias impor utuh. Perusahaan menargetkan produksi lokal dengan kandungan dalam negeri (TKDN) 60 persen pada 2027.
Sepanjang semester I 2026, penjualan wholesale BAIC Indonesia mencapai 382 unit, naik 91 persen dibanding periode sama tahun lalu—disumbang BJ30 (214 unit), BJ40 Plus (119 unit), dan X55 II (49 unit).
Dengan basis itu, BAIC memasang target 1.000 unit BAIC T1 di 2026, setara 16 persen pangsa pasar segmen hatchback crossover listrik. Jika proyeksi ini benar, artinya BAIC memperkirakan total segmen tersebut terjual sekitar 6.250 unit sepanjang 2026—asumsi pasar yang cukup optimistis mengingat segmen ini baru ramai sejak akhir 2025.
![Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik]()
Momentum ini didukung tren makro: penjualan BEV di Indonesia tumbuh sekitar 78 persen sepanjang 2021–2025, HEV naik 59 persen, dan PHEV melonjak 342 persen.
Chief Operating Officer JDI, Dhani Yahya menyebut peluncuran ini sebagai babak baru perusahaan usai sebelumnya hanya bermain di mesin bensin dan hybrid lewat BJ40 dan BJ30 HEV—kini JDI resmi masuk era BEV.
"Kami menempatkannya di rentang harga Rp 300 jutaan hingga di bawah Rp 400 jutaan," beber Dhani. Meski Indonesia hanya kebagian satu varian, di China sebetulnya tersedia varian dengan spesifikasi lebih rendah yang tidak dibawa masuk.
Dari rentang resmi itu, sinyal pasar mengarah ke titik Rp375 juta sebagai kemungkinan harga jual final—persis di antara starting price BYD Dolphin (Rp369 juta) dan GWM Ora 03 BEV (Rp379 juta).
Artinya, BAIC T1 kemungkinan besar tidak akan bermain sebagai opsi termurah di segmennya. Harga pre-booking Rp300 jutaan untuk 50 konsumen pertama lebih tepat dibaca sebagai insentif peluncuran, bukan patokan harga reguler.
Insentif pre-booking untuk 50 konsumen pertama:
Bunga kredit khusus 1,68 persen (MTF)
Booking fee Rp5.000.000, 100 persen dapat dikembalikan
Portable charger gratis
Dash cam gratis
Undian berhadiah mobil gratis
Mobil ini datang dengan satu varian saja, dan bocoran harga jual mengarah ke angka Rp375 juta—posisi yang membuatnya bersaing head-to-head dengan BYD Dolphin, Aion UT, dan GWM Ora 03 BEV, bukan sekadar bermain di harga murah.
BAIC menyasar 1.000 unit penjualan sampai akhir tahun.
Debut Resmi dan Target Pasar BAIC T1
.jpg)
Harga BAIC T1 di Indonesia di angka Rp300 jutaan. Foto:Okezone/Erha Aprili Ramadhoni
PT JIO Distribusi Indonesia (JDI), agen pemegang merek BAIC, membuka pre-booking BAIC T1 mulai 9 hingga 30 Juli 2026.
Penjualan ke konsumen umum baru dimulai di GIIAS 2026 (30 Juli–9 Agustus). Nama produk berubah dari Arcfox T1 (nama di pasar China) menjadi BAIC T1 untuk memperkuat identitas merek BAIC di Indonesia.
Untuk tahap awal, BAIC T1 dipasarkan dalam status completely built up (CBU) alias impor utuh. Perusahaan menargetkan produksi lokal dengan kandungan dalam negeri (TKDN) 60 persen pada 2027.
Sepanjang semester I 2026, penjualan wholesale BAIC Indonesia mencapai 382 unit, naik 91 persen dibanding periode sama tahun lalu—disumbang BJ30 (214 unit), BJ40 Plus (119 unit), dan X55 II (49 unit).
Dengan basis itu, BAIC memasang target 1.000 unit BAIC T1 di 2026, setara 16 persen pangsa pasar segmen hatchback crossover listrik. Jika proyeksi ini benar, artinya BAIC memperkirakan total segmen tersebut terjual sekitar 6.250 unit sepanjang 2026—asumsi pasar yang cukup optimistis mengingat segmen ini baru ramai sejak akhir 2025.

Momentum ini didukung tren makro: penjualan BEV di Indonesia tumbuh sekitar 78 persen sepanjang 2021–2025, HEV naik 59 persen, dan PHEV melonjak 342 persen.
Chief Operating Officer JDI, Dhani Yahya menyebut peluncuran ini sebagai babak baru perusahaan usai sebelumnya hanya bermain di mesin bensin dan hybrid lewat BJ40 dan BJ30 HEV—kini JDI resmi masuk era BEV.
"Kami menempatkannya di rentang harga Rp 300 jutaan hingga di bawah Rp 400 jutaan," beber Dhani. Meski Indonesia hanya kebagian satu varian, di China sebetulnya tersedia varian dengan spesifikasi lebih rendah yang tidak dibawa masuk.
Dari rentang resmi itu, sinyal pasar mengarah ke titik Rp375 juta sebagai kemungkinan harga jual final—persis di antara starting price BYD Dolphin (Rp369 juta) dan GWM Ora 03 BEV (Rp379 juta).
Artinya, BAIC T1 kemungkinan besar tidak akan bermain sebagai opsi termurah di segmennya. Harga pre-booking Rp300 jutaan untuk 50 konsumen pertama lebih tepat dibaca sebagai insentif peluncuran, bukan patokan harga reguler.
Insentif pre-booking untuk 50 konsumen pertama:
Bunga kredit khusus 1,68 persen (MTF)
Booking fee Rp5.000.000, 100 persen dapat dikembalikan
Portable charger gratis
Dash cam gratis
Undian berhadiah mobil gratis
FAQ Seputar BAIC T1
Berapa harga resmi BAIC T1 di Indonesia?
Estimasi harga reguler mengarah ke Rp375 juta, di antara rentang resmi Rp300 jutaan hingga di bawah Rp400 juta yang disampaikan COO JDI, Dhani Yahya. Harga pre-booking Rp300 jutaan hanya berlaku untuk 50 konsumen pertama. Harga final akan diumumkan saat penjualan publik di GIIAS 2026.Kapan BAIC T1 mulai dijual ke konsumen?
Pre-booking berlangsung 9–30 Juli 2026. Penjualan resmi ke konsumen umum dimulai di ajang GIIAS 2026, 30 Juli–9 Agustus.Berapa jarak tempuh BAIC T1?
350 km berdasarkan standar WLTC untuk spesifikasi Indonesia. Versi China (Arcfox T1) mengklaim hingga 425 km memakai standar CLTC yang berbeda.Siapa kompetitor utama BAIC T1 di Indonesia?
BYD Dolphin, GWM Ora 03 BEV, GAC Aion UT, dan MG S5 EV—meski S5 EV secara kelas adalah SUV listrik.Berapa target penjualan BAIC T1 pada 2026?
1.000 unit, setara proyeksi 16 persen pangsa pasar segmen hatchback crossover listrik di Indonesia.(dan)
Lihat Juga :