Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Jum'at, 17 Juli 2026 - 16:29 WIB
loading...
Jono Lester, pembalap profesional kelas GT3 internasional, mengawasi pengujian dynotest di Thailand. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Aditif lokal Tukang Solar menjalani pengujian dynotest di Thailand, menggandeng TOM'S Racing Thailand dan KNT Motorsport, dengan hasil kenaikan tenaga 5,01 HP dan torsi 16,90 Nm pada unit Toyota FJ Cruiser terbaru.
Pengujian memakai mesin Dynojet Research milik KNT Motorsport, dengan unit uji Toyota FJ Cruiser generasi terbaru. Ini model yang bahkan belum resmi dipasarkan di Indonesia.
Unit tersebut disediakan oleh TOM'S Racing Thailand Corporate, yang juga menangani sisi teknis pengujian.
Proses pengujian diawasi langsung oleh Jono Lester, pembalap profesional kelas GT3 internasional. Kehadirannya berfungsi sebagai pengawas independen, memastikan hasil uji tidak sekadar klaim di atas kertas.
Angka Kenaikan Tenaga dan Torsi
Tukang Solar memakai kombinasi dua produknya, Aditif Oli dan Aditif Bensin, pada mesin bensin FJ Cruiser. Berikut hasil yang tercatat:
Tenaga maksimum (Max Power): naik dari 127,78 HP menjadi 132,79 HP — kenaikan 5,01 HP, tercatat pada kecepatan 152,43 kph.
Torsi maksimum (Max Torque): naik dari 274,04 Nm menjadi 290,94 Nm — kenaikan 16,90 Nm, tercatat pada kecepatan 122,09 kph.
Jono Lester menilai hasil ini di luar dugaan untuk produk aditif harian. Ia menyebut efek peningkatan performa terasa instan, sebanding dengan sensasi memasang komponen racing ke dalam mesin mobil.
Empat Varian Produk Tukang Solar
Tukang Solar memasarkan empat varian aditif dengan fungsi berbeda:
Aditif Solar: untuk mesin diesel harian.
Aditif Bensin: mendongkrak performa mobil dan motor bensin.
Aditif Oli: mengurangi gesekan komponen internal mesin bensin.
Aditif Solar Pro: varian premium untuk diesel, dengan daya bersih kerak karbon yang lebih kuat.
Dalam uji di Thailand, hanya kombinasi Aditif Oli dan Aditif Bensin yang dipakai, sesuai karakter mesin bensin FJ Cruiser.
Seluruh proses, mulai riset, logistik, hingga negosiasi dengan pihak Thailand dijalankan Tukang Solar secara mandiri, tanpa keterlibatan program 'UMKM Mendunia' atau bantuan lembaga pemerintah lain.
Pascauji coba, kerja sama dengan jaringan motorsport Thailand disebut akan berlanjut ke skala lebih besar, mengarah pada integrasi produk ke program balap resmi di berbagai ajang internasional musim mendatang.
Hasil Uji Dynotest di KNT Motorsport
Produsen aditif lokal Tukang Solar melakukan pengujian performa di Thailand, negara yang selama ini dikenal sebagai pusat manufaktur dan ekosistem motorsport di Asia Tenggara.Pengujian memakai mesin Dynojet Research milik KNT Motorsport, dengan unit uji Toyota FJ Cruiser generasi terbaru. Ini model yang bahkan belum resmi dipasarkan di Indonesia.
Unit tersebut disediakan oleh TOM'S Racing Thailand Corporate, yang juga menangani sisi teknis pengujian.
Proses pengujian diawasi langsung oleh Jono Lester, pembalap profesional kelas GT3 internasional. Kehadirannya berfungsi sebagai pengawas independen, memastikan hasil uji tidak sekadar klaim di atas kertas.
Angka Kenaikan Tenaga dan Torsi
![Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?]()
Tukang Solar memakai kombinasi dua produknya, Aditif Oli dan Aditif Bensin, pada mesin bensin FJ Cruiser. Berikut hasil yang tercatat:
Tenaga maksimum (Max Power): naik dari 127,78 HP menjadi 132,79 HP — kenaikan 5,01 HP, tercatat pada kecepatan 152,43 kph.
Torsi maksimum (Max Torque): naik dari 274,04 Nm menjadi 290,94 Nm — kenaikan 16,90 Nm, tercatat pada kecepatan 122,09 kph.
Jono Lester menilai hasil ini di luar dugaan untuk produk aditif harian. Ia menyebut efek peningkatan performa terasa instan, sebanding dengan sensasi memasang komponen racing ke dalam mesin mobil.
Empat Varian Produk Tukang Solar
![Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?]()
Tukang Solar memasarkan empat varian aditif dengan fungsi berbeda:
Aditif Solar: untuk mesin diesel harian.
Aditif Bensin: mendongkrak performa mobil dan motor bensin.
Aditif Oli: mengurangi gesekan komponen internal mesin bensin.
Aditif Solar Pro: varian premium untuk diesel, dengan daya bersih kerak karbon yang lebih kuat.
Dalam uji di Thailand, hanya kombinasi Aditif Oli dan Aditif Bensin yang dipakai, sesuai karakter mesin bensin FJ Cruiser.
Seluruh proses, mulai riset, logistik, hingga negosiasi dengan pihak Thailand dijalankan Tukang Solar secara mandiri, tanpa keterlibatan program 'UMKM Mendunia' atau bantuan lembaga pemerintah lain.
Pascauji coba, kerja sama dengan jaringan motorsport Thailand disebut akan berlanjut ke skala lebih besar, mengarah pada integrasi produk ke program balap resmi di berbagai ajang internasional musim mendatang.
(dan)
Lihat Juga :