Toyota Indonesia Ekspor 145,080 Mobil Sepanjang Semester Pertama 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:23 WIB
loading...
Toyota Indonesia Ekspor...
Toyota Indonesia Ekspor 145,080 Mobil. Foto/ Dok SindoNews
A A A
TOKYO - Selama 55 tahun menjadi bagian dari perjalanan industri otomotif Indonesia, Toyota Indonesia terus bersinergi bersama rantai pasok lokal, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.

Di tengah dinamika dan tantangan geopolitik global, Toyota Indonesia terus berusaha untuk menjaga kinerja positif ekspor kendaraan utuh (Completely BuiltUp/CBU).


Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Sepanjang Januari-Juni 2026 Toyota Indonesia mengapalkan 145,080 unit kendaraan bermerk Toyota ke pasar global, atau meningkat 10.7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Toyota Indonesia dalam mendukung kinerja ekspor otomotif nasional, dengan mencatatkan kontribusi sebesar 57.6% dari total ekspor CBU Indonesia yang mencapai 251,705 unit. Secara keseluruhan, ekspor otomotif Indonesia tumbuh sekitar 7.7%.

Sejak memulai kegiatan ekspor pada tahun 1987 hingga Semester 1 2026, secara kumulatif Toyota Indonesia telah mengekspor sebanyak 3.296.874 unit kendaraan karya anak bangsa ke lebih dari 100 negara di kawasan Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan Oseania.

“Konsistensi kinerja ekspor tidak terlepas dari hasil kerja keras anak bangsa dan kolaborasi yang melibatkan lebih dari 760 rantai pasok lokal, termasuk Industri Kecil dan Menengah (IKM), serta dukungan dari Pemerintah Indonesia. Bersama-sama, seluruh elemen tersebut berperan dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional di tengah dinamika geopolitik global. Kami memastikan produk lokal mampu menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif,” kata Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto.

Pertumbuhan ekspor selama paruh pertama 2026 didorong oleh permintaan yang tetap kuat dari berbagai pasar tujuan ekspor. Kawasan Asia menjadi tujuan ekspor terbesar dengan kontribusi mencapai 57.8% dari total ekspor Toyota Indonesia, diikuti oleh kawasan Amerika sebesar 29.5%, dan kawasan Timur Tengah 12.0%.

Hal ini juga tidak terlepas dari permintaan domestik yang kuat, peningkatan kandungan lokal, ekosistem industri yang terus berkembang serta kebijakan yang mendukung pengembangan industri, sehingga memperkuat daya saing industri otomotif nasional dan mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia.

Kinerja ekspor Toyota Indonesia juga didukung oleh ekspor berbagai komponen, meliputi CKD (Completely KnockedDown) parts atau bagian kendaraan terurai, komponen kendaraan, mesin utuh, komponen mesin, dan alat produksi seperti die (alat pencetak yang digunakan pada proses pengepresan).

Penerimaan positif terhadap kendaraan produksi Toyota Indonesia di pasar internasional turut didukung oleh proses pengembangan produk yang berangkat dari kebutuhan konsumen Indonesia.

Berbagai model segmen A dan B yang diproduksi di Indonesia terus menjadi pilihan pelanggan di sejumlah negara. Toyota Avanza dan Veloz memberikan kontribusi ekspor sebanyak 32,571 unit, Raize sebanyak 26,082 unit, dan Yaris Cross sebesar 20,441 unit dari Januari hingga Juni 2026.

Transformasi menuju kendaraan rendah emisi turut mendorong Toyota Indonesia untuk terus mengembangkan kapabilitas manufaktur nasional melalui produksi dan ekspor kendaraan elektrifikasi dari Indonesia. Seperti Kijang Innova Zenix Hybrid Electricfied Vehicle (HEV) dan Yaris Cross Hybrid EV, dibandingkan Januari-Juni 2026 terhadap periode yang sama di tahun sebelumnya, Toyota Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 46.4% menjadi 12,693 unit.

Secara kumulatif dari tahun 2023, kedua model tersebut telah diekspor ke berbagai negara dengan total volume melampaui 62,906 unit.Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya Adnyana, menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan tren pasar internasional menjadi landasan penting bagi industri otomotif Indonesia. Berbekal pemahaman tersebut, industri otomotif nasional terus berupaya menghadirkan produk yang relevan dan kompetitif, sekaligus mampu memenuhi ekspektasi konsumen global.

"Keberlanjutan kinerja ekspor sangat bergantung pada inovasi yang berkesinambungan serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan regulasi dan preferensi konsumen di berbagai negara. Ke depan, kami akan terus memperluas penetrasi pasar, meningkatkan standar kualitas, serta memperkuat portofolio kendaraan berteknologi ramah lingkungan.

Industri otomotif nasional harus berada di garis depan dalam menghadapi perubahan dan membangun ekosistem kendaraan elektrifikasi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional akan produk-produk rendah emisi, khususnya dalam menghadapi era transisi energi," papar I Nyoman Winaya Adnyana.

Sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, Toyota Indonesia turut menghadirkan beragam pilihan kendaraan yang diproduksi di fasilitas Toyota di Indonesia melalui penerapan strategi multi-pathway. Mulai dari Battery Electrified Vehicle (BEV) dan Hybrid Electrified Vehicle (HEV).

Selain itu, Toyota turut mendorong pengembangan Flexy Fuel Vehicle (FFV) yang memanfaatkan bioetanol sebagai bahan bakar alternatif. Inisiatif ini tidak hanya mendukung upaya dekarbonisasi sektor transportasi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan bahan baku bioetanol dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Melalui berbagai langkah tersebut, Toyota Indonesia optimistis dapat memperkuat fondasi ekspor jangka panjang sekaligus mendorong pengembangan ekosistem manufaktur nasional agar semakin kompetitif dalam memanfaatkan peluang di industri otomotif global.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berdesain Aerodinamis,...
Berdesain Aerodinamis, Toyota Corolla Versi Terbaru Siap Diperkenalkan
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Lawan Hilux dan Triton,...
Lawan Hilux dan Triton, Generasi Baru Mobil Pikap Honda Terungkap
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Yamaha Kenalkan Motor...
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Penantang Honda e-CUV
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Rekomendasi
Dorong Birokrasi Profesional,...
Dorong Birokrasi Profesional, Bupati Bogor Terapkan Seleksi Terbuka Berbasis Sistem Merit
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Gelar Diskusi Program...
Gelar Diskusi Program MBG, Ini Rekomendasi Aktivis Perempuan Cipayung Plus
Berita Terkini
Berdesain Aerodinamis,...
Berdesain Aerodinamis, Toyota Corolla Versi Terbaru Siap Diperkenalkan
Uji BYD M6 DM di Bandung...
Uji BYD M6 DM di Bandung Cetak Rekor 144 Km per Liter, Tertinggi dari Semua Kota yang Diuji
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen:...
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen: BYD M6 DM Cetak Efisiensi 82 km/liter
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Uji BYD M6 DM di Tanjakan...
Uji BYD M6 DM di Tanjakan Berastagi: Bagaimana Konsumsi BBM-nya di Medan?
Uji Jalan BYD M6 DM...
Uji Jalan BYD M6 DM Tembus 150 Km Tanpa Setetes Bensin, Bagaimana Sistem Dual Mode Bekerja?
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved