Mobil Desa Dimodifikasi Jadi Kendaraan Taktis TNI dan Polisi, Iniloh Bentuknya
Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:07 WIB
loading...
Tampak modifikasi AMMDES menjadi kendaraan taktis TNI secara virtual dalam gelaran National Modification & Aftermarket Association (NMAA) dan Kementerian Perindustrian. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kontes modifikasi digital, AMMDES Digimodz 2 yang digelar oleh National Modification & Aftermarket Association (NMAA) dan Kementerian Perindustrian menghadirkan banyak kejutan, yakni adanya modifikasi Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDES) yang dimodifikasi secara digital menjadi kendaraan taktis TNI dan Polisi. (Baca juga: Tengku Zul: Komunis Tidak Mati dan Tidak Mungkin Terima Pancasila )
Hal itu terungkap saat NMAA mengungah lima finalis AMMDES Digimodz yang tengah digelar hingga 10 Oktober nanti. Dalam unggahan itu dua dari lima finalis memodifikasi AMMDES menjadi kendaraan taktis TNI dan Polisi sisanya memodifikasi AMMDES menjadi kendaraan kebersihan lingkungan, stasiun pengisian bahan bakar mobile dan kendaraan daur ulang sampah medis.
"Kami menerima 138 modifikasi digital untuk kontes ini. Dari 138 perserta tersebut kami saring lagi menjadi 65 peserta, lalu dipilih lagi menjadi 5 finalis," ujar Octo Budiarto, juri AMMDES Digimodz 2.
![Mobil Desa Dimodifikasi Jadi Kendaraan Taktis TNI dan Polisi, Iniloh Bentuknya]()
Dia mengatakan jika dibanding penyelenggaraan AMMDES Digimodz sebelumnya, peserta tahun ini lebih baik karena membawa pembaruan ide atau gagasan desain yang lebih berbeda. Artinya berbeda, ide yang mereka hadirkan lebih luas dan aplikatif untuk kalau nantinya direalisasikan dalam bentuk wujud aslinya.
Kedua, detail desain semakin bagus. Jadi para peserta sekarang memikirkan desainnya hingga hal sedetail mungkin. Misalkan proporsi desain kepala (kabin depan), ketersesuaian kabin dgn bak/karoseri belakangnya, peralatan yg dipakai di bak AMMDES, aplikasi velg, lampu2, dimensi ruangan kabin dan sebagainya.
Ketiga, peserta tahun ini tak hanya memikirkan desainnya saja, tapi juga lebih ke bagaimana aplikasinya. Bagaimana nanti kalau AMMDES rancangannya tsb diwujudkan dlm bentuk aslinya. Ada perhitungan secara teknis atas berbagai perangkat atau perubahan yang dilakukan pada AMMDES tersebut.
Hal itu terungkap saat NMAA mengungah lima finalis AMMDES Digimodz yang tengah digelar hingga 10 Oktober nanti. Dalam unggahan itu dua dari lima finalis memodifikasi AMMDES menjadi kendaraan taktis TNI dan Polisi sisanya memodifikasi AMMDES menjadi kendaraan kebersihan lingkungan, stasiun pengisian bahan bakar mobile dan kendaraan daur ulang sampah medis.
"Kami menerima 138 modifikasi digital untuk kontes ini. Dari 138 perserta tersebut kami saring lagi menjadi 65 peserta, lalu dipilih lagi menjadi 5 finalis," ujar Octo Budiarto, juri AMMDES Digimodz 2.
.jpg)
Dia mengatakan jika dibanding penyelenggaraan AMMDES Digimodz sebelumnya, peserta tahun ini lebih baik karena membawa pembaruan ide atau gagasan desain yang lebih berbeda. Artinya berbeda, ide yang mereka hadirkan lebih luas dan aplikatif untuk kalau nantinya direalisasikan dalam bentuk wujud aslinya.
Kedua, detail desain semakin bagus. Jadi para peserta sekarang memikirkan desainnya hingga hal sedetail mungkin. Misalkan proporsi desain kepala (kabin depan), ketersesuaian kabin dgn bak/karoseri belakangnya, peralatan yg dipakai di bak AMMDES, aplikasi velg, lampu2, dimensi ruangan kabin dan sebagainya.
Ketiga, peserta tahun ini tak hanya memikirkan desainnya saja, tapi juga lebih ke bagaimana aplikasinya. Bagaimana nanti kalau AMMDES rancangannya tsb diwujudkan dlm bentuk aslinya. Ada perhitungan secara teknis atas berbagai perangkat atau perubahan yang dilakukan pada AMMDES tersebut.
Lihat Juga :