Teknologi Barcode Digunakan untuk Melindungi Hak Cipta Sarung Tenun
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 02:26 WIB
loading...
A
A
A
Nah salah satu sarung tenun buatan tangan perajin dalam negeri yang terkenal akan kualitas premiumnya adalah Sarung BHS. Sejak 1953 sarung mereka telah berpengalaman sebagai produk sarung premium Bahkan diklaim kualitas sarung lokal ini telah diakui kualitasnya tak hanya di pasar nasional, tapi sampai pasar internasional.
Produk Sarung BHS ini memiliki beberapa kelas yang akan membedakannya. Antara lain, ada Masterpiece, Signature, Royal, Excellent dan Classic. Dari kelima kelas ini, terbagi lagi dalam proses teknik pembuatannya. Ada yang menggunakan teknik tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) dan ada yang ditenun dengan perpaduan seni dan teknologi modern.
Adapun Sarung BHS yang ditenun tangan (ATBM) adalah Sarung BHS kelas Masterpiece, Signature dan Royal. Motif sarung dihasilkan dari kombinasi bahan Premium Cotton Mercerized, serta tumpal letter BHS mendatar dengan benang songketan, menghasilkan motif yang unik dan membentuk pola berulang dalam sebuah sarung.
Beberapa kelas produk Sarung BHS ini menentukan perbedaan harga hingga tingkat kerumitan motifnya. Waktu produksinya antara satu hingga dua bulan tergantung tingkat kerumitan motifnya.
"Semakin rumit motifnya, tentu membutuhkan waktu yang relatif yang lebih lama dan butuh keterampilan khusus. Namun, desain motif yang rumit mempunyai daya tarik seninya tersendiri dan menambah nilai dari sarung tersebut,” papar Haikal Bahasuan. (Baca juga: Samsung Galaxy S20 FE Penuh Teknologi Berkelas )
Produk Sarung BHS ini memiliki beberapa kelas yang akan membedakannya. Antara lain, ada Masterpiece, Signature, Royal, Excellent dan Classic. Dari kelima kelas ini, terbagi lagi dalam proses teknik pembuatannya. Ada yang menggunakan teknik tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) dan ada yang ditenun dengan perpaduan seni dan teknologi modern.
Adapun Sarung BHS yang ditenun tangan (ATBM) adalah Sarung BHS kelas Masterpiece, Signature dan Royal. Motif sarung dihasilkan dari kombinasi bahan Premium Cotton Mercerized, serta tumpal letter BHS mendatar dengan benang songketan, menghasilkan motif yang unik dan membentuk pola berulang dalam sebuah sarung.
Beberapa kelas produk Sarung BHS ini menentukan perbedaan harga hingga tingkat kerumitan motifnya. Waktu produksinya antara satu hingga dua bulan tergantung tingkat kerumitan motifnya.
"Semakin rumit motifnya, tentu membutuhkan waktu yang relatif yang lebih lama dan butuh keterampilan khusus. Namun, desain motif yang rumit mempunyai daya tarik seninya tersendiri dan menambah nilai dari sarung tersebut,” papar Haikal Bahasuan. (Baca juga: Samsung Galaxy S20 FE Penuh Teknologi Berkelas )
(iqb)
Lihat Juga :