Uji Coba Teknologi Mengemudi Otonom Tesla Tuai Kritik
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja aksi Tesla itu justru mendapat tentangan dari banyak pihak. Salah satunya adalah lembaga edukasi Partners for Automated Vehicle Education (PAVE). Lembaga ini diisi oleh perwakilan pabrikan mobil yang juga mengembangkan teknologi mobil otonom seperti Daimler, Ford, GM, Audi, dan Toyota. Dalam PAVE juga hadir beberapa perusahaan teknologi dan start up seperti Cruise, BlackBerry, Wayo dan NVIDIA. Selain itu juga ikut serta pelaku industri seperti AAA, SAE, International and Consumer Technology Association. (Baca juga : Edan, Produsen Mobnas Vietnam Sukses Uji Coba Bus Listrik )
Mereka menyayangkan pemerintah Amerika Serikat memberikan izin kepada Tesla untuk melakukan pengujian mobil otonom di jalanan umum. Hal itu menurut mereka sangat membahayakan karena memang seperti mengorbankan masyarakat sebagai kelinci percobaan.
"Menguji mobil otonom di jalanan umum adalah tanggungjawab yang sangat serius. Menjadikan jalanan sebagai objek varian penelitian untuk kepentingan tertentu sangat bertentangan dengan norma-norma yang dipegang oleh para pelaku industri," terang PAVE dalam keterangan resmi mereka.
Sayangny PAVE memang tidak bisa menentang keinginan Tesla. Pasalnya Tesla memang mendapatkan izin melakukannya. Bahkan lembaga National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tidak keberatan dengan aktivitas itu karena memang sudah memberikan beberapa panduan yang harus diikuti oleh Tesla dalam pengujian itu. NHTSA meminta agar dalam pengujian itu terdapat pengemudi yang memang bertugas untuk melakukan intervensi jika memang terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Kami akan memonitor pengujian itu dengan sangat ketat dan kami tidak akan ragu untuk melakukan tindakan keras jika memang merugikan pengguna jalan," tulis keterangan resmi NHTSA.
Mereka menyayangkan pemerintah Amerika Serikat memberikan izin kepada Tesla untuk melakukan pengujian mobil otonom di jalanan umum. Hal itu menurut mereka sangat membahayakan karena memang seperti mengorbankan masyarakat sebagai kelinci percobaan.
"Menguji mobil otonom di jalanan umum adalah tanggungjawab yang sangat serius. Menjadikan jalanan sebagai objek varian penelitian untuk kepentingan tertentu sangat bertentangan dengan norma-norma yang dipegang oleh para pelaku industri," terang PAVE dalam keterangan resmi mereka.
Sayangny PAVE memang tidak bisa menentang keinginan Tesla. Pasalnya Tesla memang mendapatkan izin melakukannya. Bahkan lembaga National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tidak keberatan dengan aktivitas itu karena memang sudah memberikan beberapa panduan yang harus diikuti oleh Tesla dalam pengujian itu. NHTSA meminta agar dalam pengujian itu terdapat pengemudi yang memang bertugas untuk melakukan intervensi jika memang terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Kami akan memonitor pengujian itu dengan sangat ketat dan kami tidak akan ragu untuk melakukan tindakan keras jika memang merugikan pengguna jalan," tulis keterangan resmi NHTSA.
(wsb)
Lihat Juga :