Diam-diam Pemerintah Punya Permintaan Khusus pada Industri Otomotif Saat Pandemi

Kamis, 12 November 2020 - 21:19 WIB
loading...
Diam-diam Pemerintah...
Pemerintah meminta anggota GAIKINDO untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja karyawan. Foto / DOK Sindonews
A A A
JAKARTA - Pemerintah ternyata punya permintaan khusus pada industri otomotif saat pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Setidaknya ada permintaan pemerintah yang harus diikuti oleh pelaku industri otomotif. Hal itu diungkap oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO di webinar “Upaya Pemerintah Bangkitkan Industri Otomotif dari Dampak Pandemi Covid-19” sore tadi.

“Pada waktu pandemi muncul, ada permintaan pemerintah untuk anggota GAIKINDO. Pertama diusahakan jangan sampai ada PHK di industri kendaraan bermotor. Kemudian waktu itu jangan sampai ada pabrikan yang tutup,” terang Kukuh.

Permintaan itu juga semakin bertambah ketika pandemi tidak kunjung selesai dan hari raya Idul Fitri 1442 H tiba. Sat itu pemerita meminta agar anggota GAIKINDO tetap membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya. “Dalam kondisi yang sulit itu, THR tetap dibayarkan. Itu bisa kita lewati dan penuhi. Walaupun dalam kondisi sulit,” terang Kukuh. (Baca juga : Jangan Main-main Sama India, Harley-Davidson Dituntut sama Dealer-dealer India )

Kukuh mengatakan saat itu anggota GAIKINDO memang perlu berjuang untuk tetap mempertahankan cash flow. Hanya saja karena ada permintaan khusus dari pemerintah mereka mau tidak mau memenuhi keinginan tersebut. “Memang ada instrument yang juga diberikan pemerintah seperti relaksasi pajak dan lain-lain. Serta keringanan biaya listrik. Itu juga membantu cash flow,” terangnya.

Tidak adanya pemutusan hubungan kerja di pelaku industri omotif dibenarkan oleh Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazir. “Tidak ada PHK di sektor otomotif terutama di pabriknya,” ucap Taufiek Bawazir.

Dia melanjutkan Kementerian Perindustrian juga berupaya membantu pelaku industri otomotif agar mampu melewati masa-masa sulit yang terjadi saat ini. Misalnya dengan cara mengajukan kebijakan pajak 0 persen yang sebenarnya bukan untuk menguntungkan pelaku industri otomotif. (Baca juga : Menghitung Masa Depan Transmisi Manual, Ditinggalkan atau Dipertahankan? )

Sebenarnya menurut dia kebijakan itu akan menguntungkan pembeli dan juga Industri Kecil Menengah (IKM) yang mendukung produksi otomotif. Jika masyarakat mau membeli mobil karena adanya kebijakan itu otomatis sektor IKM otomotif akan terus bergerak. “Jadi IKM bisa bekerja, dan IKM juga enggak bakal PHK karyawannya,” terang Taufik Bawazier.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Barisan Mobil Terbaru...
Barisan Mobil Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2026 Diumumkan
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rekomendasi
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Dunia Diam saat Gaza...
Dunia Diam saat Gaza Menderita Pelanggaran HAM Paling Keji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved