Hasil Riset : Pameran Mobil Masih Relevan Buat Konsumen
Rabu, 18 November 2020 - 05:51 WIB
loading...
A
A
A
Dalam studi itu, jumlah pengunjung juga relatif stabil dalam waktu lima tahun ke belakang. Konsumen juga menghabiskan waktu yang cukup lama di lokasi pameran. Dalam setiap kunjungan mereka selalu menyiapkan merek-merek tertentu yang mereka harus kunjungi. Dalam studi itu disimpulkan, setengah dari pembeli mobil baru di lokasi pameran merupakan hasil dari kunjungan ke pameran otomtof.
Mark Schienberg, President of the Greater New York Automobile Dealers Association juga mengatakan sebanyak 6,8 juta konsumen datang ke pameran otomotif yang ada di tempat tinggal mereka. Sebanyak 4,7 juta sudah siap untuk membeli atau menyewa mobil dalam setahun itu. "Tidak ada strategi marketing yang bagus dengan jumlah volume, jangkauan dan dampak yang besar seperti pameran otomotif berikan," ujarnya.
Dari hasil studi ini tentu sangat menarik melihat apakah pabrikan otomotif kembali akan memanfaatkan pameran otomotif sebagai sarana promosi mereka saat pandemi covid-19 telah melambat. Perlu diingat untuk kembali aktif di pameran otomotif membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan di saat yang sama aktivitas komersial atau penjualan mobil mereka selama setahun belakangan justru menurun drastis.
Mark Schienberg, President of the Greater New York Automobile Dealers Association juga mengatakan sebanyak 6,8 juta konsumen datang ke pameran otomotif yang ada di tempat tinggal mereka. Sebanyak 4,7 juta sudah siap untuk membeli atau menyewa mobil dalam setahun itu. "Tidak ada strategi marketing yang bagus dengan jumlah volume, jangkauan dan dampak yang besar seperti pameran otomotif berikan," ujarnya.
Dari hasil studi ini tentu sangat menarik melihat apakah pabrikan otomotif kembali akan memanfaatkan pameran otomotif sebagai sarana promosi mereka saat pandemi covid-19 telah melambat. Perlu diingat untuk kembali aktif di pameran otomotif membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan di saat yang sama aktivitas komersial atau penjualan mobil mereka selama setahun belakangan justru menurun drastis.
(wsb)
Lihat Juga :