Elon Musk Figur Otomotif Paling Keblinger di Jagad Twitter

loading...
Elon Musk Figur Otomotif Paling Keblinger di Jagad Twitter
Elon Musk merupakan sosok pengusaha kelas atas dunia yang selalu membuat kontroversi di dunia maya Twitter. Foto / IST
JAKARTA - Di jagad Twitter, nama Elon Muskadalah figur otomotif yang paling kontroversial dan kerap mencuri perhatian. Pemimpin start up mobil listrik, Tesla itu tidak seperti bos-bos mobil dunia. Dia tidak seperti Mary Barra, bos General Motors yang berusaha tampil santun di Twitter. Dia juga tidak seperti Stephan Winkelmann, bos Bugatti dan Lamborghini, yang sama sekali enggan menyentuh Twitter.

Alih-alih, Elon Musk adalah sosok yang paling gemar memborbadir akun Twitter resmi miliknya dengan cara yang kontroversial. Dia tidak sungkan memberikan segala informasi terbaru tentang mobil listrik kesayangannya, Tesla. Semisal tentang perkembangan teknologi otonom Tesla yang kini sudah siap untuk mencapai level yang lebih tinggi.

Hanya saja bukan itu yang membuat Twitter Elon Musk jadi kontroversial. Informasi-informasi standar bukan yang membuat akun Twitter milik Elon Musk istimewa. (Baca juga : Rebutan Tempat Parkir 4 Orang Ditahan, 2 Orang Luka-luka, Toko Kue Hancur Lebur)

Pria kelahiran 28 Juni 1971 itu justru kerap berulah melalui akun Twitter miliknya. Untuk seorang pemimpin perusahaan besar, cuitan-cuitannya kerap kontroversial. Bahkan menyinggung banyak orang tanpa rasa beban.



Salah satunya ketika dia mengunggah status bahwa saham Tesla terlalu mahal. Alhasil banyak pemegang saham Tesla marah-marah karena akhirnya saham start up yang bermarkas di Palo Alto, California itu terkoreksi besar-besaran. "Bos, gara-gara status kamu, saya kehilangan USD10.000. Ada apa sih sama kamu," tulis salah seorang pengguna Twitter sambil memberikan tautan ke Twitter Elon Musk.

Bukan sekali itu saja dia merugikan perusahaannya, dirinya sendiri dan pemegang saham Tesla. Dia pernah menulis status akan menjual Tesla dengan harga USD420. "Berencana membeli Tesla secara pribadi dengan harga USD420. Pembiayaan sudah terjadi," tulisnya.

Alhasil ulah Elon Musk di Twitter membuat dewan utama Tesla marah besar. Lembaga pengawas, Securities and Exchange Comission (SEC) pun langsung bereaksi dan mengatakan bahwa ulah Elon Musk dengan menjadikan Tesla, sebuah perusahaan terbuka, menjadi milik pribadi adalah hal yang sangat mengganggu dan salah kaprah.



Selain itu terjadi kekacauan pasar saham akibat tulisan tersebut. Alhasil, Elon Musk dihukum harus membayar sanksi sebesar USD20 juta atau setara Rp279 juta atas ulahnya tersebut. (Baca juga : Ford Buat Fitur yang Bisa Selamatkan Pesepeda dan Pengendara Motor)
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR ANDA
Top