Daihatsu Tuyul Jadi Bukti Kei Car Pernah Ada di Indonesia
Senin, 07 Desember 2020 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Melihat fungsinya yang tinggi, setahun kemudian PT Astra Daihatsu Indonesia, membawa produk terbaru Daihatsu Hijet yakni Daihatsu Hijet S38. Mobil itu sekaligus menjadi minivan pertama yang dijual di Indonesia. Daihatsu Hijet S38 itulah yang mengawali penamaan baru Daihatsu Hijet. Banyak orang menyebut mobil itu sebagai Hijet Tuyul atau Cetol, karena bentuknya yang membulat dan mungil. Masih sama dengan Hijet S37, mobil ini masih didatangkan langsung dari Jepang alias CBU, dengan menggendong mesin ZM 2 tak dan 2 silinder berkapasitas 360 cc.
![Daihatsu Tuyul Jadi Bukti Kei Car Pernah Ada di Indonesia]()
Permintaan pasar yang semakin berkembang mendorong Daihatsu untuk mengeluarkan versi Hijet terbaru di Indonesia, yaitu Hijet 55. Kemunculan Hijet 55 berdampak positif kepada kebutuhan masyarakat tanah air pada masa itu. Pasalnya, mereka menginginkan mobil yang bisa mengangkut barang sampai dengan berat 350 kilogram dalam sekali jalan, dan Hijet 55 menjadi solusinya.Bentuknya yang unik membuat masyarakat menyebut mobil ini sebagai Hijet Bagong.
Dua tahun setelah perkenalannya di Indonesia, Hijet 55 melakukan penyegaran dengan mengeluarkan versi Hijet 55 Wide. Versi ini memiliki dimensi yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu panjang 3.195 mm, lebar 1.395 mm, dan tinggi 1.820 mm. (Baca juga : Kecewa karena Desain, BMW Buka Peluang Personalisasi Seri 4 )
Produk selanjutnya adalah Hijet 1000 S65, yang meramaikan pasar otomotif Indonesia sekitar tahun 1984. Sesuai dengan namanya, mobil ini adalah minivan pertama Daihatsu yang menggunakan mesin 1.000 cc 3 silinder di tanah air.
Tetapi, Hijet 1000 S65 hanya dijual dengan versi pick up saja. Saat itulah PT Astra Daihatsu juga melihat fenomena menarik konsumen Daihatsu Hijet 1000 S65. dimana banyak masyarakat berimprovisasi membuatnya menjadi mobil keluarga dengan memesan karoseri tersendiri.

Permintaan pasar yang semakin berkembang mendorong Daihatsu untuk mengeluarkan versi Hijet terbaru di Indonesia, yaitu Hijet 55. Kemunculan Hijet 55 berdampak positif kepada kebutuhan masyarakat tanah air pada masa itu. Pasalnya, mereka menginginkan mobil yang bisa mengangkut barang sampai dengan berat 350 kilogram dalam sekali jalan, dan Hijet 55 menjadi solusinya.Bentuknya yang unik membuat masyarakat menyebut mobil ini sebagai Hijet Bagong.
Dua tahun setelah perkenalannya di Indonesia, Hijet 55 melakukan penyegaran dengan mengeluarkan versi Hijet 55 Wide. Versi ini memiliki dimensi yang lebih besar dari sebelumnya, yaitu panjang 3.195 mm, lebar 1.395 mm, dan tinggi 1.820 mm. (Baca juga : Kecewa karena Desain, BMW Buka Peluang Personalisasi Seri 4 )
Produk selanjutnya adalah Hijet 1000 S65, yang meramaikan pasar otomotif Indonesia sekitar tahun 1984. Sesuai dengan namanya, mobil ini adalah minivan pertama Daihatsu yang menggunakan mesin 1.000 cc 3 silinder di tanah air.
Tetapi, Hijet 1000 S65 hanya dijual dengan versi pick up saja. Saat itulah PT Astra Daihatsu juga melihat fenomena menarik konsumen Daihatsu Hijet 1000 S65. dimana banyak masyarakat berimprovisasi membuatnya menjadi mobil keluarga dengan memesan karoseri tersendiri.
Lihat Juga :