Start Up Israel Siap Akhiri Mimpi Buruk Mobil Listrik
Minggu, 24 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Dr Doron Myersdorf, CEO StoreDot mengatakan baterai yang mereka gunakan adalah metalloid nanoparticles. Bahan itu merupakan bahan utama lembaran grafit di sel baterai lithium ion. Lembaran dari metalloid nanoparticles itu diyakini sangat cepat untuk diisi ulang.
Mereka sendiri sudah berhasil memmbuktikan klaim kemampuan baterai itu pada sebuah skutik listrik. Saat itu hanya dalam waktu lima menit baterai yang hanya mempunyai sisa kemampuan 15 persen bisa terisa penuh hingga 100 persen dalam waktu lima menit. "Kami akan menyiapkan baterai generasi kedua untuk kendaraan yang lebih besar lagi yang mampu menempuh jarak 300 kilometer," ucap Doron Myersdorf.Baca juga : Benarkah Mobil Sejuta Umat Kehilangan Peminat?
Hanya saja menurut Doron Myersdorf ada masalah lain yang menunggu meski mereka sudah menemukan solusi lewat baterai buatan mereka. Masalah itu adalah kemampuan stasiun pengisian kendaraan listrik ulang (SPKLU) yang aplikatif dengan baterai buatan StoreDot.
Mereka sendiri sudah berhasil memmbuktikan klaim kemampuan baterai itu pada sebuah skutik listrik. Saat itu hanya dalam waktu lima menit baterai yang hanya mempunyai sisa kemampuan 15 persen bisa terisa penuh hingga 100 persen dalam waktu lima menit. "Kami akan menyiapkan baterai generasi kedua untuk kendaraan yang lebih besar lagi yang mampu menempuh jarak 300 kilometer," ucap Doron Myersdorf.Baca juga : Benarkah Mobil Sejuta Umat Kehilangan Peminat?
Hanya saja menurut Doron Myersdorf ada masalah lain yang menunggu meski mereka sudah menemukan solusi lewat baterai buatan mereka. Masalah itu adalah kemampuan stasiun pengisian kendaraan listrik ulang (SPKLU) yang aplikatif dengan baterai buatan StoreDot.
(wsb)
Lihat Juga :