Damai Class Action Kasus Baterai, Apple Bayar Penggugat Rp7,4 Triliun

Minggu, 17 Mei 2020 - 07:24 WIB
loading...
Damai Class Action Kasus...
Model iPhone 6 menjadi salah satu dari sejumlah handphone Apple yang mengalami
A A A
WASHINGTON - Masih ingat kasus "pencekikan" baterai melalui software pada sejumlah model iPhone lawas? Kini kasusnya sudah berjalan di pengadilan dan dikabarkan berakhir damai, tapi Apple terpaksa merogoh kocek hingga Rp7,4 triliun. (Baca juga: Temukan Celah Keamanan pada Kamera iPhone, Seorang Peretas Dihadiahi Rp1,2 M )

Laman Phone Arena menyebutkan, pada awal Maret lalu, Apple mencapai penyelesaian dengan penggugat yang menggugat raksasa Cupertino dalam gugatan class-action. Apple dituduh mencekik CPU model iPhone lama tanpa mendapatkan izin dari pemilik perangkat.

Penyelesaian itu dikatakan menghabiskan kocek Apple Rp4,6 triliun hingga Rp7,4 triliun. Sidang akhirnya sendiri akan berlangsung pada bulan Desember mendatang.

Menurut Law360, seperti dilansir dari MacRumors, sidang virtual diadakan kemarin melalui Zoom di mana Hakim Distrik AS, Edward J Davila menandatangani persetujuan awal dari penyelesaian. Tetapi memperpanjang batas waktu untuk kesepakatan akhir karena pandemik COVID-19. Hakim menginstruksikan pengacara Apple untuk datang pada bulan Desember ketika sidang akhir dapat diadakan.

Gugatan Class-Action mengkonsolidasikan sejumlah besar tuntutan hukum terhadap Apple atas masalah ini. Selama proses pengadilan, Hakim Davila memberikan mosi Apple untuk menolak klaim terkait dengan kinerja baterai dan iklan palsu yang ditempatkan di luar negara bagian.

Dia juga menjatuhkan tuduhan bahwa Apple melanggar Undang-Undang Peretasan Federal. Sementara Hakim ingin Apple mem-posting pemberitahuan penyelesaian dalam berbagai bahasa, perusahaan mencatat bahwa penyelesaian tersebut terkait dengan Class-Action AS dan pemberitahuan penyelesaian dalam berbagai bahasa dapat membingungkan atau menyesatkan konsumen internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Perancang iPhone Sebut...
Perancang iPhone Sebut Layar Sentuh Bukan Teknologi yang Tepat untuk Mobil
CEO Ford Sebut Xiaomi...
CEO Ford Sebut Xiaomi SU7 adalah Apple-nya China
China Klaim Berhasil...
China Klaim Berhasil Daur Ulang Baterai Bekas Kendaraan Listrik hingga 99 Persen
Apple CarPlay Jadi idaman,...
Apple CarPlay Jadi idaman, Mobil Listrik Rivian Punya Pilih Tinggalkan
Perang Desain Punggung...
Perang Desain Punggung Ponsel: iPhone 17 Ubah Kamera Mahkota, Xiaomi Sulap Jadi Layar Kedua
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved