Awal Relaksasi PPnBM Jadi Momen Cerdas Berburu Mobil Bekas
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:01 WIB
loading...
Harga mobil bekas akan turun begitu pelaksanaan relaksasi PPnBM berjalan pada Maret nanti. Foto/Mobil88
A
A
A
JAKARTA - Relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang akan diberlakukan pemerintah awal Maret nanti berdampak langsung pada penjualan mobil bekas. Halomoan Fischer Presiden Direktur Mobil88, dalam sebuah kesempatan diskusi yang dihadiri oleh Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, Staf Ahli Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo dan pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan di awal-awal penerapan relaksasi PPnBM harga mobil bekas akan terkoreksi. "Pasti akan berdampak, kita akan turun harganya terutama untuk (mobil) tahun muda," ucap Halomoan Fischer.
Baca juga : Kenali 6 Teknologi Canggih dan Keren di Honda HR-V Baru
Dia mengatakan turunnya harga mobil bekas memang jadi konsekwensi karena harga mobil baru akan ikut turun seiring dengan pelaksanaan relaksasi PPnBM. Hanya saja dia optimis penurunan itu tidak akan berdampak dalam waktu yang lama pada bisnis penjualan mobil bekas.
"Di awal-awal memang akan ada koreksi harga. Saya sih sebagai pedagang mobil bekas optimis, kalau mobil baru penjualannya naik otomatis penjualan mobil bekas juga naik. Kalau kebijakan PPnBM bisa naikkan volume mobil baru, maka saya optimis volume mobil bekas akan naik, walau memang awalnya akan ada tekanan," terang Halomoan.
Hal yang sama dikatakan Yohannes Nangoi yang mengatakan relaksasi PPnBM yang akan diberlakukan tidak akan merugikan pedagang mobil bekas. Dia mengakui masalah pedagang mobil bekas memang sempat jadi pertanyaan Kementerian Keuangan pada GAIKINDO. Kementerian Keuangan menanyakan GAIKINDO apakah pedagang mobil bekas akan sangat dirugikan.
Baca juga : Kenali 6 Teknologi Canggih dan Keren di Honda HR-V Baru
Dia mengatakan turunnya harga mobil bekas memang jadi konsekwensi karena harga mobil baru akan ikut turun seiring dengan pelaksanaan relaksasi PPnBM. Hanya saja dia optimis penurunan itu tidak akan berdampak dalam waktu yang lama pada bisnis penjualan mobil bekas.
"Di awal-awal memang akan ada koreksi harga. Saya sih sebagai pedagang mobil bekas optimis, kalau mobil baru penjualannya naik otomatis penjualan mobil bekas juga naik. Kalau kebijakan PPnBM bisa naikkan volume mobil baru, maka saya optimis volume mobil bekas akan naik, walau memang awalnya akan ada tekanan," terang Halomoan.
Hal yang sama dikatakan Yohannes Nangoi yang mengatakan relaksasi PPnBM yang akan diberlakukan tidak akan merugikan pedagang mobil bekas. Dia mengakui masalah pedagang mobil bekas memang sempat jadi pertanyaan Kementerian Keuangan pada GAIKINDO. Kementerian Keuangan menanyakan GAIKINDO apakah pedagang mobil bekas akan sangat dirugikan.
Lihat Juga :