Porsche Mau Ikutan Formula 1 Lagi Asal Bensin-E Diterapkan
Sabtu, 06 Maret 2021 - 09:00 WIB
loading...
Porsche 99EX adalah mobil andalan Porsche di ajang balap mobil listrik, Formula E. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Porsche berencana ikut dalam kompetisi balap Formula 1 pada 2025. Asalkan regulasi baru yang akan diterapkan Formula 1 menerapkan e-fuel atau bensin-e yang minim emisi. Diketahui Porsche memang tengah fokus mengembangkan e-fuel atau bensin-e yang mereka klaim sebersih energi listrik dan minim emisi.
Porsche memang sangat berharap agar Formula 1 memilih menggunakan bensin-e ketimbang bahan bakar yang mereka gunakan saat ini. Peluang tersebut memang ada karena Formula 1 memang sedang menggodok regulasi baru Formula dimana penggunaan bahan bakar baru akan masuk dalam pertimbangan demi misi penyelamatan lingkungan.
Baca juga : Perdana, Ini Dia Bentley Klasik Listrik Pertama di Dunia
Berbicara pada BBC Sport, Porsce Motorsport Vice-President Fritz Enzinger mengatakan akan jadi hal yang sangat baik jika Formula 1 mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan hidup di kompetisi Fomrula 1. Oleh karena itu mereka sangat berharap agar penggunaan bensin-e bisa diterapkan dalam kompetisi balapan mobil paling prestisius itu.
"Jika aspek ini bisa dipastikan, kami akan mengevaluasi sikap kami dan menentukan langkah selanjutnya," ujcap Fritz Enzinger.
Porsche memang sangat berharap agar Formula 1 memilih menggunakan bensin-e ketimbang bahan bakar yang mereka gunakan saat ini. Peluang tersebut memang ada karena Formula 1 memang sedang menggodok regulasi baru Formula dimana penggunaan bahan bakar baru akan masuk dalam pertimbangan demi misi penyelamatan lingkungan.
Baca juga : Perdana, Ini Dia Bentley Klasik Listrik Pertama di Dunia
Berbicara pada BBC Sport, Porsce Motorsport Vice-President Fritz Enzinger mengatakan akan jadi hal yang sangat baik jika Formula 1 mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan hidup di kompetisi Fomrula 1. Oleh karena itu mereka sangat berharap agar penggunaan bensin-e bisa diterapkan dalam kompetisi balapan mobil paling prestisius itu.
"Jika aspek ini bisa dipastikan, kami akan mengevaluasi sikap kami dan menentukan langkah selanjutnya," ujcap Fritz Enzinger.
Lihat Juga :