Kalah Akselerasi Dari Mobil Listrik, Lamborghini Jualan Handling
Selasa, 16 Maret 2021 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
"Yang paling membedakan sekarang adalah kemampuan mobil itu dikendalikan, handlingnya. Karena buat apa punya akselerasi yang sangat kencang tapi sangat berat dikendalikan, susah untuk dikendarai. Hal itu tidak akan memberikan kesenangan berkendara," terangnya.
"Yang pasti, saat ini bagi Lamborghini handling adalah prioritas utama, sangat krusial," sambungnya lagi.
Baca juga : Apple Car yang Tidak Dilirik oleh Berbagai Perusahaan Otomotif
Lamborghini memang tidak bisa memungkiri saat ini mobil-mobil listrik mengubah skena mobil sport dunia. Banyak mobil listrik sangat mudah berakselerasi sangat kencang. Misalnya Tesla Model S Plaid+ yang bisa berakselerasi dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 1,99 detik. Begitu juga dengan Rimac dengan model Rimac C_Two yang juga bisa berakselerasi dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam hitungan waktu 2 detik.
"Yang pasti, saat ini bagi Lamborghini handling adalah prioritas utama, sangat krusial," sambungnya lagi.
Baca juga : Apple Car yang Tidak Dilirik oleh Berbagai Perusahaan Otomotif
Lamborghini memang tidak bisa memungkiri saat ini mobil-mobil listrik mengubah skena mobil sport dunia. Banyak mobil listrik sangat mudah berakselerasi sangat kencang. Misalnya Tesla Model S Plaid+ yang bisa berakselerasi dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 1,99 detik. Begitu juga dengan Rimac dengan model Rimac C_Two yang juga bisa berakselerasi dari diam hingga 100 kilometer per jam dalam hitungan waktu 2 detik.
(wsb)
Lihat Juga :