Bantley dan Lamborghini Laris Manis karena Miliarder Bosan dengan Pandemi
Jum'at, 02 April 2021 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Pasar saham yang berkembang pesat telah memainkan peran besar. Karena orang kaya belum bisa mengeluarkan uang untuk perjalanan, banyak yang beralih ke barang mewah, seperti mobil mahal.
Bentley, merek mobil ultra-mewah berusia 101 tahun merupakan salah satunya yang kecipratan rejeki ini. Meskipun pandemi menutup total pabriknya di Crewe, Inggris, selama tujuh minggu, namun penjualan mereka justru meningkat kata CEO Bentley Adrian Hallmark dalam sebuah wawancara dengan CNN Business. BACA JUGA: Ilmuwan Ungkap Fungsi Usus Buntu, Ternyata Sangat Vital Bagi Kesehatan
Meski begitu, Bentley menjual 11.206 mobil dan SUV tahun lalu, artinya 100 kendaraan lebih banyak daripada tahun 2019, yang telah menjadi tahun rekor. "China juga menjadi pasar sangat besar untuk Bentley, dengan penjualan di sana tumbuh sekitar 50%," kata Hallmark.
Lamborghini juga salahsatu pabrikan yang kecipratan rezeki di masa pandemi. Sepanjang tahun 2020, pabrikan mobil eksotis itu menjual 7.430 mobil dan SUV. CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengatakan, supercar Italia itu juga kebanjiran pesanan selama sembilan bulan pertama tahun 2021.
Bentley, merek mobil ultra-mewah berusia 101 tahun merupakan salah satunya yang kecipratan rejeki ini. Meskipun pandemi menutup total pabriknya di Crewe, Inggris, selama tujuh minggu, namun penjualan mereka justru meningkat kata CEO Bentley Adrian Hallmark dalam sebuah wawancara dengan CNN Business. BACA JUGA: Ilmuwan Ungkap Fungsi Usus Buntu, Ternyata Sangat Vital Bagi Kesehatan
Meski begitu, Bentley menjual 11.206 mobil dan SUV tahun lalu, artinya 100 kendaraan lebih banyak daripada tahun 2019, yang telah menjadi tahun rekor. "China juga menjadi pasar sangat besar untuk Bentley, dengan penjualan di sana tumbuh sekitar 50%," kata Hallmark.
Lamborghini juga salahsatu pabrikan yang kecipratan rezeki di masa pandemi. Sepanjang tahun 2020, pabrikan mobil eksotis itu menjual 7.430 mobil dan SUV. CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengatakan, supercar Italia itu juga kebanjiran pesanan selama sembilan bulan pertama tahun 2021.
(ysw)
Lihat Juga :