Volume Oli Mobil Berkurang tapi Dibiarkan, Ini Dampak Buruknya...
loading...

Oli mesin memiliki peranan penting bagi mesin, mulai dari melumasi, membersihkan, hingga menyerap panas. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Bagi para pemilik kendaraan roda empat, perlu diketahui jika oli mobil yang kurang bisa membuat kinerja mesin menurun. Sebab,oli mesin memiliki peranan penting bagi mesin, mulai dari melumasi, membersihkan, hingga menyerap panas.
Untuk mengetahui tanda dan akibat jika oli mobil kurang, berikut ini MNC Portal Indonesia rangkum dari laman Auto2000, Kamis (3/6).
Tanda oli mobil kurang:
1. Lampu indikator oli menyala
Tanda oli mobil kurang yang paling mudah dikenali adalah lampu indikator oli menyala. Dalam beberapa kasus, lampu indikator tidak menyala dengan jelas, melainkan hanya berkedip.
Namun, jika memang melihat lampu indikator oli menyala walau sebentar, bisa jadi memang kuantitas oli mobil kurang. Segera lakukan pengecekan untuk memastikan kuantitas oli mobil.
2. Mesin mengeluarkan bunyi kasar
Selain lampu indikator, suara mesin juga bisa menjadi tanda oli mobil kurang. Jika oli mesin sudah mencapai batas minimum, biasanya mesin akan mengeluarkan bunyi khusus.
Bunyi mesin akan terdengar lebih kasar dan berisik saat oli kurang. Ini karena mesin mobil kekurangan pelumas sehingga gesekan antar komponen mesin jadi lebih intens.
3. Posisi ketinggian oli mesin berada di bawah garis L stik oli
Pengguna juga bisa mengecek tanda oli mobil kurang dari stik oli (dipstick). Saat oli kurang, posisi ketinggiannya akan ada di bawah garis L stik oli.
Oli yang sudah benar-benar tiris dari mesin bahkan tidak akan terlihat saat dicek dengan menggunakan stik oli. Jika hal ini terjadi pada mobil, segera lakukan pengisian ulang oli.
Akibat oli mobil kurang:
1. Komponen mesin cepat aus
Komponen mesin pada mobil yang kekurangan oli akan cepat aus. Ini karena oli berfungsi sebagai pelumas komponen mesin mobil. Oli mencegah terjadinya gesekan langsung antar komponen mesin.
Tak hanya itu, oli yang kurang juga bisa menyebabkan sirkulasi oli di dalam mesin terhambat. Hasilnya, distribusi oli tidak merata dan komponen mesin pun tidak terlumasi dengan baik.
2. Mesin lebih cepat panas
Akibat lain dari oli mobil kurang adalah mesin jadi lebih cepat panas. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada mesin mobil juga berfungsi sebagai media untuk menjaga suhu mesin.
Sirkulasi oli di dalam mesin menjaga mesin agar tidak mengalami panas berlebih atau overheat. Namun, saat oli kurang, sirkulasi pun terhambat dan mesin pun jadi lebih cepat panas.
3. Mobil mudah mogok
Oli kurang juga bisa membuat mobil mudah mogok. Hal ini bisa terjadi jika kondisi oli yang kurang dibiarkan terlalu lama. Kondisi tersebut akan menyebabkan komponen yang menghasilkan tenaga, seperti mesin, tergores dan macet. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal dan mobil menjadi mudah mogok.
Untuk mengetahui tanda dan akibat jika oli mobil kurang, berikut ini MNC Portal Indonesia rangkum dari laman Auto2000, Kamis (3/6).
Tanda oli mobil kurang:
1. Lampu indikator oli menyala
Tanda oli mobil kurang yang paling mudah dikenali adalah lampu indikator oli menyala. Dalam beberapa kasus, lampu indikator tidak menyala dengan jelas, melainkan hanya berkedip.
Namun, jika memang melihat lampu indikator oli menyala walau sebentar, bisa jadi memang kuantitas oli mobil kurang. Segera lakukan pengecekan untuk memastikan kuantitas oli mobil.
2. Mesin mengeluarkan bunyi kasar
Selain lampu indikator, suara mesin juga bisa menjadi tanda oli mobil kurang. Jika oli mesin sudah mencapai batas minimum, biasanya mesin akan mengeluarkan bunyi khusus.
Bunyi mesin akan terdengar lebih kasar dan berisik saat oli kurang. Ini karena mesin mobil kekurangan pelumas sehingga gesekan antar komponen mesin jadi lebih intens.
3. Posisi ketinggian oli mesin berada di bawah garis L stik oli
Pengguna juga bisa mengecek tanda oli mobil kurang dari stik oli (dipstick). Saat oli kurang, posisi ketinggiannya akan ada di bawah garis L stik oli.
Oli yang sudah benar-benar tiris dari mesin bahkan tidak akan terlihat saat dicek dengan menggunakan stik oli. Jika hal ini terjadi pada mobil, segera lakukan pengisian ulang oli.
Akibat oli mobil kurang:
1. Komponen mesin cepat aus
Komponen mesin pada mobil yang kekurangan oli akan cepat aus. Ini karena oli berfungsi sebagai pelumas komponen mesin mobil. Oli mencegah terjadinya gesekan langsung antar komponen mesin.
Tak hanya itu, oli yang kurang juga bisa menyebabkan sirkulasi oli di dalam mesin terhambat. Hasilnya, distribusi oli tidak merata dan komponen mesin pun tidak terlumasi dengan baik.
2. Mesin lebih cepat panas
Akibat lain dari oli mobil kurang adalah mesin jadi lebih cepat panas. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada mesin mobil juga berfungsi sebagai media untuk menjaga suhu mesin.
Sirkulasi oli di dalam mesin menjaga mesin agar tidak mengalami panas berlebih atau overheat. Namun, saat oli kurang, sirkulasi pun terhambat dan mesin pun jadi lebih cepat panas.
3. Mobil mudah mogok
Oli kurang juga bisa membuat mobil mudah mogok. Hal ini bisa terjadi jika kondisi oli yang kurang dibiarkan terlalu lama. Kondisi tersebut akan menyebabkan komponen yang menghasilkan tenaga, seperti mesin, tergores dan macet. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal dan mobil menjadi mudah mogok.
(dan)
Lihat Juga :