Charge Mobil Listrik di Rumah, Kok Lebih Lama? Ini Jawabannya
Minggu, 08 Agustus 2021 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Ir Riza M Eng, Chief Engineer Inovasi Charging Station Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan hal itu terjadi karena adanya on board charger di mobil listrik. Menurutnya ketika berada di rumah atau di kantor, listrik yang tersedia tidak akan membuat pengisian baterai mobil listrik jadi lebih cepat.
"Sebesar apa pun listrik AC yang ada di rumah, tetap akan terbatasi oleh on board charger," jelasnya.
Baca juga : Istimewa, Pagani Huayra BC Pacchetto Tempesta Punya 6 Knalpot
Sistem kerja pengisian mobil listrik memang berbeda dengan sistem kerja pengisian mobil listrik di SPKLU. Di rumah aliran listrik yang digunakan terlebih dulu masuk ke on board charger dan kemudian disalurkan ke baterai mobil listrik. Aliran listriknya pun AC menyesuaikan kondisi di rumah atau di kantor. Sebaliknya ketika di SPKLU aliran listrik DC langsung mengisi baterai mobil listrik.
Menurut Ir Riza saat ini kebanyakan mobil listrik memiliki on board charger bertenaga 7 kW. Waktu pengisian akan lebih cepat jika memang on board charger yang digunakan mobil listrik besarnya lebih dari 7 kW. "Ada yang 20 kW tapi sangat jarang sekali," jelasnya.
"Sebesar apa pun listrik AC yang ada di rumah, tetap akan terbatasi oleh on board charger," jelasnya.
Baca juga : Istimewa, Pagani Huayra BC Pacchetto Tempesta Punya 6 Knalpot
Sistem kerja pengisian mobil listrik memang berbeda dengan sistem kerja pengisian mobil listrik di SPKLU. Di rumah aliran listrik yang digunakan terlebih dulu masuk ke on board charger dan kemudian disalurkan ke baterai mobil listrik. Aliran listriknya pun AC menyesuaikan kondisi di rumah atau di kantor. Sebaliknya ketika di SPKLU aliran listrik DC langsung mengisi baterai mobil listrik.
Menurut Ir Riza saat ini kebanyakan mobil listrik memiliki on board charger bertenaga 7 kW. Waktu pengisian akan lebih cepat jika memang on board charger yang digunakan mobil listrik besarnya lebih dari 7 kW. "Ada yang 20 kW tapi sangat jarang sekali," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :