Yuk Ketahui Fungsi, Jenis, dan Cara Menggunakan Rem Tangan
Minggu, 15 Agustus 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Dibandingkan kedua jenis rem tangan mobil di atas, model tombol adalah model yang paling mudah digunakan. Cara menggunakannya adalah dengan menarik tuas sedikit yang ada pada tombol rem. Maka rem akan bekerja dan mobil akan berhenti.
BACA JUGA: Roket Elon Musk yang Bikin Perjalanan Luar Angkasa Seksi Lagi
Masih belum banyak mobil di Indonesia yang menggunakan jenis rem ini. Istilah lain untuk menyebutnya adalah rem tangan elektrik.
3. Tipe rem parkir dan mekanisme cara kerjanya
Rem tangan mobil dibagi menjadi dua tipe sesuai dengan cara kerjanya. Pertama adalah tipe roda belakang dan kedua tipe center brake. Soal cara kerjanya, kedua tipe rem ini sama sesuai dengan jenis rem di atas.
Saat rem ditarik, ditekan, atau diangkat, maka gaya tarik akan dipindahkan ke rem menggunakan kabel rem parkir. Khusus untuk rem roda belakang terdapat kabel yang memiliki equalizer sehingga gaya pengereman bisa disamakan di kedua roda.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing tipe rem parkir:
• Rem roda belakang
Pada saat pengemudi mengaktifkan tipe rem ini, maka bagian roda belakang yang akan berhenti terlebih dahulu. Tipe rem ini paling banyak digunakan untuk mobil penumpang atau mobil kecil.
Tipe ini memiliki beberapa bagian body yaitu rem tromol atau drum brake dan juga rem piringan atau disc brake.
• Rem center brake
Tipe yang kedua ini letaknya pada bagian poros propeller dengan transmisi. Pada saat diaktifkan, maka pengereman terjadi di bagian tersebut. Biasanya kendaraan niaga atau mobil angkutan barang yang menggunakannya.
Model rem tangan mobil ini seperti rem tromol, hanya saja letaknya ada di antara transmisi dan poros propeller.
4. Kerusakan apabila rem tangan terlambat digunakan
Cara penggunaan rem pada mobil wajib diperhatikan dan diterapkan dengan benar. Masih banyak pengemudi yang menyepelekan akan hal ini. Ujung-ujungnya sistem pengereman akan rusak dan perlu mengeluarkan biaya lebih banyak.
Kelalaian yang sering terjadi seperti lupa menurunkan rem tangan ketika berkendara. Jika hal ini dilakukan terus menerus, dampak berikut ini akan terjadi.
• Kampas rem aus
Masalah yang paling sering terjadi adalah kampas rem menjadi aus. Pengikisan kampas rem akan terjadi ketika kinerja rem semakin berat. Hal ini memang tidak terjadi secara langsung, namun dalam jangka waktu panjang.
BACA JUGA: Roket Elon Musk yang Bikin Perjalanan Luar Angkasa Seksi Lagi
Masih belum banyak mobil di Indonesia yang menggunakan jenis rem ini. Istilah lain untuk menyebutnya adalah rem tangan elektrik.
3. Tipe rem parkir dan mekanisme cara kerjanya
Rem tangan mobil dibagi menjadi dua tipe sesuai dengan cara kerjanya. Pertama adalah tipe roda belakang dan kedua tipe center brake. Soal cara kerjanya, kedua tipe rem ini sama sesuai dengan jenis rem di atas.
Saat rem ditarik, ditekan, atau diangkat, maka gaya tarik akan dipindahkan ke rem menggunakan kabel rem parkir. Khusus untuk rem roda belakang terdapat kabel yang memiliki equalizer sehingga gaya pengereman bisa disamakan di kedua roda.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing tipe rem parkir:
• Rem roda belakang
Pada saat pengemudi mengaktifkan tipe rem ini, maka bagian roda belakang yang akan berhenti terlebih dahulu. Tipe rem ini paling banyak digunakan untuk mobil penumpang atau mobil kecil.
Tipe ini memiliki beberapa bagian body yaitu rem tromol atau drum brake dan juga rem piringan atau disc brake.
• Rem center brake
Tipe yang kedua ini letaknya pada bagian poros propeller dengan transmisi. Pada saat diaktifkan, maka pengereman terjadi di bagian tersebut. Biasanya kendaraan niaga atau mobil angkutan barang yang menggunakannya.
Model rem tangan mobil ini seperti rem tromol, hanya saja letaknya ada di antara transmisi dan poros propeller.
4. Kerusakan apabila rem tangan terlambat digunakan
Cara penggunaan rem pada mobil wajib diperhatikan dan diterapkan dengan benar. Masih banyak pengemudi yang menyepelekan akan hal ini. Ujung-ujungnya sistem pengereman akan rusak dan perlu mengeluarkan biaya lebih banyak.
Kelalaian yang sering terjadi seperti lupa menurunkan rem tangan ketika berkendara. Jika hal ini dilakukan terus menerus, dampak berikut ini akan terjadi.
• Kampas rem aus
Masalah yang paling sering terjadi adalah kampas rem menjadi aus. Pengikisan kampas rem akan terjadi ketika kinerja rem semakin berat. Hal ini memang tidak terjadi secara langsung, namun dalam jangka waktu panjang.
Lihat Juga :