Sejarah Panjang Setir Peugeot hingga Jadi Super Canggih
Kamis, 04 Juni 2020 - 19:39 WIB
loading...
Roda kemudi sendiri terus berevolusi mengikuti perkembangan baik dari bentuk maupun fungsinya
A
A
A
JAKARTA - Sepanjang sejarah kendaraan, roda kemudi menjadi bagian vital dari kendaraan. Roda kemudi sendiri terus berevolusi mengikuti perkembangan baik dari bentuk maupun fungsinya. Bila semula hanya berfungsi sebagai kontrol arah kendaraan hingga disematkannya berbagai fungsi lain seperti tombol klakson, kontrol audio, airbag, cruise control, dan lainnya.
Roda kemudi pertama muncul pada tahun 1894 di mobil bertenaga 4 tenaga kuda, Panhard buatan Alfred Vacheron. Umumnya, pada zaman ini, mobil lain masih menggunakan batang pengatur arah. Mengikuti lomba balap Paris-Rouen, tidak hanya dikenal sebagai balap semata namun juga ajang publikasi teknologi kendaraan yang diikuti lebih dari 100 mobil. BACA JUGA - Toyota Fortuner Terbaru 2020 Resmi Meluncur, Ini Detail Spesifikasinya
Memang pada ajang tersebut, Panhard menempati posisi juara keempat namun publikasi mengenai inovasi roda kemudi menjadi tersebar luas. Pelan tapi pasti, penggunaan roda kemudi mulai menggantikan batang pengatur arah sebagai alat untuk mengendalikan arah roda.
Peugeot langsung merespons. Peugeot mulai menerapkan sistem roda kemudi pertama pada Peugeot Type 36 di tahun 1901, dilengkapi dua buah inovasi yaitu roda kemudi dan kap mesin yang merupakan hal baru pada masanya. BACA JUGA - China Bakal Mulai Perburuan Alien September Mendatang
Pada awal 1990, penggunaan airbag dan power steering pada roda kemudi semakin umum. Hal ini mengubah paradigma dari roda kemudi yang semula hanya memiliki fungsi untuk bermanuver kendaraan, menjadi lebih multifungsi.
Berbagai inovasi terhadap roda kemudi pun semakin marak dilakukan. Mulai dari perubahan bahan dasar, bahan pembungkus, bentuk, dan juga penyematan berbagai teknologi dan fungsi pada roda kemudi itu sendiri. BACA JUGA - Fenomena Alam Jumat Ini, Langit Akan Dihiasi Warna-Warni Centil
Roda kemudi pertama muncul pada tahun 1894 di mobil bertenaga 4 tenaga kuda, Panhard buatan Alfred Vacheron. Umumnya, pada zaman ini, mobil lain masih menggunakan batang pengatur arah. Mengikuti lomba balap Paris-Rouen, tidak hanya dikenal sebagai balap semata namun juga ajang publikasi teknologi kendaraan yang diikuti lebih dari 100 mobil. BACA JUGA - Toyota Fortuner Terbaru 2020 Resmi Meluncur, Ini Detail Spesifikasinya
Memang pada ajang tersebut, Panhard menempati posisi juara keempat namun publikasi mengenai inovasi roda kemudi menjadi tersebar luas. Pelan tapi pasti, penggunaan roda kemudi mulai menggantikan batang pengatur arah sebagai alat untuk mengendalikan arah roda.
Peugeot langsung merespons. Peugeot mulai menerapkan sistem roda kemudi pertama pada Peugeot Type 36 di tahun 1901, dilengkapi dua buah inovasi yaitu roda kemudi dan kap mesin yang merupakan hal baru pada masanya. BACA JUGA - China Bakal Mulai Perburuan Alien September Mendatang
Pada awal 1990, penggunaan airbag dan power steering pada roda kemudi semakin umum. Hal ini mengubah paradigma dari roda kemudi yang semula hanya memiliki fungsi untuk bermanuver kendaraan, menjadi lebih multifungsi.
Berbagai inovasi terhadap roda kemudi pun semakin marak dilakukan. Mulai dari perubahan bahan dasar, bahan pembungkus, bentuk, dan juga penyematan berbagai teknologi dan fungsi pada roda kemudi itu sendiri. BACA JUGA - Fenomena Alam Jumat Ini, Langit Akan Dihiasi Warna-Warni Centil
Lihat Juga :