Insinyur China Curi Rahasia Perusahaan Teknologi AS di Taiwan
Senin, 15 Juni 2020 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Pengadilan juga memvonis tiga insinyur UMC bersalah karena pencurian atau membantu tindakan tersebut. Ketiganya dijatuhi hukuman penjara antara 4,5 dan 6,5 tahun dan juga didenda USD135.000-202.400.
Meskipun China tertangkap tangan, Pemerintah China terus-menerus membantah bahwa perusahaannya mencuri rahasia dagang. Putusan pengadilan itu datang pada saat yang buruk ketika negara itu mencoba menjadi pemain utama dalam semikonduktor.
Pengecoran chip terbesar di negara ini, SMIC, bisa dibilang dua tahun di belakang para pemimpin global seperti TSMC dan Samsung. Duet pengecoran independen terbesar di dunia.
Micron menyambut baik putusan tersebut. "Penyalahgunaan rahasia dagang dan pemindahan mereka ke luar Taiwan merugikan seluruh industri semikonduktor negara itu dan mengancam daya saing di masa depan. Putusan ini semakin memperkuat pentingnya perlindungan kekayaan intelektual di Taiwan, menunjukkan bahwa penjahat penyalahgunaan itu akan ditangani dengan tepat," kata perwakilan Micron.
UMC sendiri akan mengajukan banding atas keputusan tersebut dan menyatakan tidak melanggar rahasia dagang dengan Micron. Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan, "Dalam bandingnya terhadap putusan dan denda yang tidak proporsional, UMC akan mengutip banyak penyimpangan baik dalam penyelidikan dan kasus itu sendiri."
Meskipun China tertangkap tangan, Pemerintah China terus-menerus membantah bahwa perusahaannya mencuri rahasia dagang. Putusan pengadilan itu datang pada saat yang buruk ketika negara itu mencoba menjadi pemain utama dalam semikonduktor.
Pengecoran chip terbesar di negara ini, SMIC, bisa dibilang dua tahun di belakang para pemimpin global seperti TSMC dan Samsung. Duet pengecoran independen terbesar di dunia.
Micron menyambut baik putusan tersebut. "Penyalahgunaan rahasia dagang dan pemindahan mereka ke luar Taiwan merugikan seluruh industri semikonduktor negara itu dan mengancam daya saing di masa depan. Putusan ini semakin memperkuat pentingnya perlindungan kekayaan intelektual di Taiwan, menunjukkan bahwa penjahat penyalahgunaan itu akan ditangani dengan tepat," kata perwakilan Micron.
UMC sendiri akan mengajukan banding atas keputusan tersebut dan menyatakan tidak melanggar rahasia dagang dengan Micron. Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan, "Dalam bandingnya terhadap putusan dan denda yang tidak proporsional, UMC akan mengutip banyak penyimpangan baik dalam penyelidikan dan kasus itu sendiri."
Lihat Juga :