SUV Kompak Marak, Mitsubishi Indonesia Ogah Ikut-ikutan
Sabtu, 19 Maret 2022 - 10:00 WIB
loading...
Mitsubishi Indonesia telah menghentikan penjualan SUV Mitsubishi Eclipse Cross di Indonesia. Foto-foto/SINDONEWScom-Wahyu Sibarani
A
A
A
JAKARTA - Mitsubishi Indonesia enggan ikut-ikutan sekadar meramaikan segmen mobil SUV kompak yang tengah semarak. Saat ini memang segmen SUV kompak tengah menggeliat karena hadirnya berbagai mobil baru.
Contohnya saudara kembar Toyota Raize-Daihatsu Rocky, Nissan Magnite, KIA Sonet, hingga Renault Kiger. Sayangnya hingga kini segmen itu justru tidak punya wakil dari Mitsubishi.
Menariknya lagi dua SUV medium buatan mereka, Mitsubishi Eclipse Cross dan Mitsubishi Outlander Sport justru sudah tidak dijual lagi di Indonesia. Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan pihaknya belum memikirkan untuk menghadirkan produk baru di segmen SUV kompak.
Baca juga : Ngeri, 8,7 Juta Mobil di China Kena Recall Sepanjang Tahun 2021
![SUV Kompak Marak, Mitsubishi Indonesia Ogah Ikut-ikutan]()
Pasalnya bukan gaya Mitsubishi membuat mobil baru untuk sekadar ikut-ikutan segmen yang tengah berkembang. "Langkah strategi produk kita bukan merespons apa yang tengah berkembang saat ini tapi jauh lebih ke depan dari pada market tren," ujarnya.
Dia melanjutkan dalam membuat produk baru, Mitsubishi berupaya memberikan sesuatu yang lebih baik. Bukan karena mengikuti tren tapi menciptakan tren.
Contohnya saudara kembar Toyota Raize-Daihatsu Rocky, Nissan Magnite, KIA Sonet, hingga Renault Kiger. Sayangnya hingga kini segmen itu justru tidak punya wakil dari Mitsubishi.
Menariknya lagi dua SUV medium buatan mereka, Mitsubishi Eclipse Cross dan Mitsubishi Outlander Sport justru sudah tidak dijual lagi di Indonesia. Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan pihaknya belum memikirkan untuk menghadirkan produk baru di segmen SUV kompak.
Baca juga : Ngeri, 8,7 Juta Mobil di China Kena Recall Sepanjang Tahun 2021

Pasalnya bukan gaya Mitsubishi membuat mobil baru untuk sekadar ikut-ikutan segmen yang tengah berkembang. "Langkah strategi produk kita bukan merespons apa yang tengah berkembang saat ini tapi jauh lebih ke depan dari pada market tren," ujarnya.
Dia melanjutkan dalam membuat produk baru, Mitsubishi berupaya memberikan sesuatu yang lebih baik. Bukan karena mengikuti tren tapi menciptakan tren.
Lihat Juga :