Hyundai Gelar Tes Drive-Thru untuk Deteksi Penyebaran COVID-19
Sabtu, 25 April 2020 - 12:00 WIB
loading...
PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia menggelar rapid test dengan metode Drive-Thru di Jawa Barat. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) membantu Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Barat untuk mengimplementasikan tes cepat dengan metode Drive-Thru. Ini adalah metode inovatif yang mampu secara cepat dan aman mengidentifikasi virus Corona atau COVID-19.
Untuk membantu melindungi tenaga medis di Jawa Barat, Hyundai juga mendistribusikan 10.000 set APD (alat pelindung diri) yang terdiri dari pakaian medis, masker, dan sarung tangan. Ini merupakan bagian dari total donasi 50.000 set bantuan APD yang diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya pada awal bulan ini.
Pada acara serah terima, Yoon Seok Choi, President Director of PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, secara langsung menyerahkan donasi ini kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bantuan yang diberikan Hyundai dalam implementasi tes cepat dengan metode Drive-Thru ini yaitu, ragam jenis peralatan serta tenda yang dibutuhkan untuk mendirikan klinik pop-up tersebut.
"Hyundai memahami bahwa pemeriksaan berskala besar yang praktis, juga sama pentingnya dengan memberikan bantuan APD untuk tenaga kesehatan dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19. Meskipun pabrik Hyundai masih dalam tahap pembangunan, HMMI tetap berupaya menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan memenuhi kewajiban sosialnya melebihi dari tanggung jawab hukum dan ekonomi," kata YoonSeok Choi di Bandung, Jabar.
Hyundai bertujuan untuk menciptakan kehidupan dan kualitas yang lebih baik di Indonesia. Karena itu pihaknya berharap dukungan dalam tes Drive-Thru dan donasi alat perlindungan diri ini dapat membantu upaya pemerintah meratakan kurva penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Saya melihat bahwa Korea dan Indonesia adalah teman sejati melalui hubungan pemimpin kedua negara, dan bagi saya, teman sejati adalah mereka yang saling membantu pada masa yang sulit seperti sekarang ini," ucap Choi.
Tes cepat dengan metode Drive-Thru sendiri adalah klinik skrining pop-up yang dapat melakukan pemeriksaan dalam skala besar dan berlangsung sekitar 10 menit per orang. Metode ini telah sepenuhnya mengikuti instruksi pemerintah dan terdiri dari empat tahap. Mulai dari pendaftaran serta konsultasi, wawancara rekam medis, pemeriksaan, dan pengumpulan sampel untuk kadindat yang berpotensi terinfeksi.
Untuk membantu melindungi tenaga medis di Jawa Barat, Hyundai juga mendistribusikan 10.000 set APD (alat pelindung diri) yang terdiri dari pakaian medis, masker, dan sarung tangan. Ini merupakan bagian dari total donasi 50.000 set bantuan APD yang diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya pada awal bulan ini.
Pada acara serah terima, Yoon Seok Choi, President Director of PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, secara langsung menyerahkan donasi ini kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bantuan yang diberikan Hyundai dalam implementasi tes cepat dengan metode Drive-Thru ini yaitu, ragam jenis peralatan serta tenda yang dibutuhkan untuk mendirikan klinik pop-up tersebut.
"Hyundai memahami bahwa pemeriksaan berskala besar yang praktis, juga sama pentingnya dengan memberikan bantuan APD untuk tenaga kesehatan dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19. Meskipun pabrik Hyundai masih dalam tahap pembangunan, HMMI tetap berupaya menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan memenuhi kewajiban sosialnya melebihi dari tanggung jawab hukum dan ekonomi," kata YoonSeok Choi di Bandung, Jabar.
Hyundai bertujuan untuk menciptakan kehidupan dan kualitas yang lebih baik di Indonesia. Karena itu pihaknya berharap dukungan dalam tes Drive-Thru dan donasi alat perlindungan diri ini dapat membantu upaya pemerintah meratakan kurva penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Saya melihat bahwa Korea dan Indonesia adalah teman sejati melalui hubungan pemimpin kedua negara, dan bagi saya, teman sejati adalah mereka yang saling membantu pada masa yang sulit seperti sekarang ini," ucap Choi.
Tes cepat dengan metode Drive-Thru sendiri adalah klinik skrining pop-up yang dapat melakukan pemeriksaan dalam skala besar dan berlangsung sekitar 10 menit per orang. Metode ini telah sepenuhnya mengikuti instruksi pemerintah dan terdiri dari empat tahap. Mulai dari pendaftaran serta konsultasi, wawancara rekam medis, pemeriksaan, dan pengumpulan sampel untuk kadindat yang berpotensi terinfeksi.
Lihat Juga :