Cara Mengemudi Mobil Manual di Jalan Macet yang Bikin Santai

Senin, 23 Mei 2022 - 17:13 WIB
loading...
Cara Mengemudi Mobil...
Cara Mengemudi Mobil Manual di Jalan Macet yang Bikin Santai. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Cara mengemudi mobil manual di jalan macet dengan aman yang perlu diketahui. Umumnya, kondisi jalan macet tentu tak bisa diprediksi atau dihindari. Sehingga tak jarang pengendara akan merasa kesulitan dalam kondisi macet perjalanan.

BACA JUGA - Puncak Bogor Mendadak Macet, Ada Apa?

Selain memakan waktu, kemacetan juga bisa menguras kondisi fisik pengendaranya. Terlebih pada mobil manual. Karena selain harus menunggu kemacetan panjang, posisi pengendara juga harus tetap mengoperasikan transmisi dan kopling.

Dilansir dari situs Toyota Connect, berikut beberapa tips atau cara mengemudi mobil manual di jalan macet:

1. Pakai Gigi Rendah

Dalam kondisi jalanan yang macet, pengendara dianjurkan untuk menggunakan gigi rendah. Dalam hal ini, posisikan transmisi di gigi 1 atau 2 selama menghadapi kemacetan.

Alasan pengambilan gigi rendah ini dimaksudkan agar pergerakan mobil tetap stabil. Saat macet, tentu kendaraan di depan juga maju dengan perlahan. Maka dari itu, posisi transmisi gigi rendah ini ditujukan agar pergerakan mobil tetap baik dan alias tidak terlalu berat.

Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan mesin mobil mati di tengah kemacetan.

2. Jangan Memaksa untuk Membuat Manuver

Kondisi macet pada jalanan tentu membuat pengendara tak nyaman. Biasanya, hal yang terlintas di pikiran adalah mencari celah untuk menyalip kendaraan didepannya. Manuver seperti ini tidak boleh dilakukan, karena bisa berbahaya bagi anda maupun pengendara lain.

Setidaknya, pengendara bisa menyalakan lampu sein apabila ingin berpindah jalur. Lalu, lihat kondisi di belakang dengan melihat dari arah spion. Jangan asal berpindah jalur karena bisa memunculkan konflik dengan pengendara lain dan bisa menjadikan malapetaka.

3. Pakai Rem Tangan

Cara ini bisa dilakukan apabila kondisi macet yang ditemui dalam keadaan parah. Dalam keadaan kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali, gunakan rem tangan untuk mencegah kendaraan melaju sendiri akibat keadaan jalan yang tidak rata atau menurun.

Selain itu, pada kondisi macet parah ini juga bisa membuat kopling menjadi cepat aus. Hal ini terjadi apabila pengendara tidak menggunakan rem tangan dan terus menginjak kopling.

Gunakan rem tangan, lalu geser posisi transmisi ke Netral serta turunkan kedua kaki anda dari pedal gas dan kopling untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks. Cara ini terbukti efektif menurunkan tingkat kelelahan saat terjebak kemacetan parah.

4. Jaga Jarak Aman

Pengendara harus memastikan jarak yang aman dengan kendaraan lain di depan maupun belakangnya. Perhitungkan jarak sekitar waktu 3-5 detik untuk menghindari situasi yang membutuhkan respon mendadak.

Jarak tersebut bisa memungkinkan anda mengerem atau membanting setir ke arah lain untuk menghindari crash. Intinya, jangan memaksakan jarak terlalu dekat dengan mobil lain. Karena bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

5. Tetap Mematuhi Aturan Lalu-Lintas

Dalam kondisi apapun, pengendara harus tetap mematuhi peraturan lalu-lintas. Terkadang, ada pengendara yang tidak sabar dalam menghadapi macet. Sehingga membuatnya memaksa untuk menyalip tanpa aturan, hingga menerobos lampu merah.

Hal-hal demikian tentunya sangat tidak diperbolehkan. Selain melanggar aturan, bisa juga menjadikan bahaya bagi pengendara lain. Maka dari itu, demi mewujudkan ketertiban dan keselamatan pengguna jalan raya, hendaknya semua ini berawal dari kesadaran diri masing-masing pengendara.

Cara mengemudi mobil manual di jalan macet t ersebut dapat Anda coba dan rasakan perbedaannya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepadatan Lalu Lintas...
Kepadatan Lalu Lintas Ternyata Merusak Medan Listrik Atmosfer Bumi
Ban Mobil Botak Sebelah,...
Ban Mobil Botak Sebelah, Wajib Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
Cara Melepas dan Pasang...
Cara Melepas dan Pasang Aki Mobil yang Benar
Riset Penggunaan Lampu...
Riset Penggunaan Lampu Rem yang Terbukti Mampu Mengurangi Angka Kecelakaan
Benarkah Jika Aki 12...
Benarkah Jika Aki 12 Volt Lemah, Tanda Mesin Rusak?
Penyebab Aki Mobil Sering...
Penyebab Aki Mobil Sering Tekor, Nomor 6 Kerap Tak Terdeteksi
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Rekomendasi
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Berita Terkini
Chery Kirim Sinyal Kuat...
Chery Kirim Sinyal Kuat Kehadiran J6 Series di GIIAS 2026
Berdesain Aerodinamis,...
Berdesain Aerodinamis, Toyota Corolla Versi Terbaru Siap Diperkenalkan
Uji BYD M6 DM di Bandung...
Uji BYD M6 DM di Bandung Cetak Rekor 144 Km per Liter, Tertinggi dari Semua Kota yang Diuji
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen:...
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen: BYD M6 DM Cetak Efisiensi 82 km/liter
Dari Tol ke Tanjakan...
Dari Tol ke Tanjakan Merbabu Lebih dari 92 Km/Liter: Bukti Teknologi DM Tak Cuma Andal di Jalan Datar
Uji BYD M6 DM di Tanjakan...
Uji BYD M6 DM di Tanjakan Berastagi: Bagaimana Konsumsi BBM-nya di Medan?
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved