Memaksimalkan Performa Mesin dengan BBM yang Tepat
Senin, 18 Juli 2022 - 12:27 WIB
loading...
DFSK menganjurkan untuk Glory i-Auto setidaknya menggunakan bensin yang memiliki standar RON 92. FOTO/DOK SINDOnews
A
A
A
NEW YORK - Kinerja sebuah mesin dengan teknologi internal combustion engine (ICE) membutuhkan setidaknya 3 hal sebagai dasarnya, yakni api, udara, dan bahan bakar untuk menghidupkan mesin dan akhirnya menggerakan kendaraan.
Khusus untuk aspek yang disebutkan terakhir, dibutuhkan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin agar bisa menghadirkan ledakan yang sesuai dengan timing kerja mesin dan akhirnya membuat performa kendaraan menjadi maksimal.
BACA JUGA - Hyundai Ioniq 6 Mendarat Mulus di Indonesia, Nih Tampangnya!
Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, menyebutkan penggunaan bensin yang tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh pabrikan akan membuat performa mesin tidak bisa keluar secara maksimal. Selain itu, ada sejumlah efek samping lain yang bisa ditimbulkan seperti suara menggelitik dari mesin hingga komponen yang ada di dalamnya tidak awet umurnya.
"Penggunaan bensin yang tidak sesuai dengan anjuran pabrikan akan membuat pembakaran di ruang bakar tidak sempurna. Ini bisa kita ketahui dengan suara menggelitik yang dihasilkan dari mesin. Lama kelamaan juga bisa menimbulkan kerusakan di dalam mesin, biaya perbaikan yang ditimbulkan akan sangat besar sekali, dan ini membuat biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan juga sangat besar," ungkap Achmad Rofiqi.
Seluruh mesin kendaraan penumpang DFSK menggunakan teknologi turbocharge sehingga bisa menghasilkan tenaga yang optimal namun tetap irit bahan bakar. Terbukti dari mesin 1.5L milik DFSK Glory i-Auto mampu menghasilkan tenaga 150 PS @ 5.600 rpm dan torsinya 230 Nm @ 1800-4000 yang disalurkan melalui transmisi CVT yang halus serta efisien.
Khusus untuk aspek yang disebutkan terakhir, dibutuhkan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin agar bisa menghadirkan ledakan yang sesuai dengan timing kerja mesin dan akhirnya membuat performa kendaraan menjadi maksimal.
BACA JUGA - Hyundai Ioniq 6 Mendarat Mulus di Indonesia, Nih Tampangnya!
Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, menyebutkan penggunaan bensin yang tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh pabrikan akan membuat performa mesin tidak bisa keluar secara maksimal. Selain itu, ada sejumlah efek samping lain yang bisa ditimbulkan seperti suara menggelitik dari mesin hingga komponen yang ada di dalamnya tidak awet umurnya.
"Penggunaan bensin yang tidak sesuai dengan anjuran pabrikan akan membuat pembakaran di ruang bakar tidak sempurna. Ini bisa kita ketahui dengan suara menggelitik yang dihasilkan dari mesin. Lama kelamaan juga bisa menimbulkan kerusakan di dalam mesin, biaya perbaikan yang ditimbulkan akan sangat besar sekali, dan ini membuat biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan juga sangat besar," ungkap Achmad Rofiqi.
Seluruh mesin kendaraan penumpang DFSK menggunakan teknologi turbocharge sehingga bisa menghasilkan tenaga yang optimal namun tetap irit bahan bakar. Terbukti dari mesin 1.5L milik DFSK Glory i-Auto mampu menghasilkan tenaga 150 PS @ 5.600 rpm dan torsinya 230 Nm @ 1800-4000 yang disalurkan melalui transmisi CVT yang halus serta efisien.
Lihat Juga :