Jangan Asal Beli, Pahami Perbedaan Oli Mesin Motor Matik Baru dengan yang Lama

Senin, 01 Agustus 2022 - 19:00 WIB
loading...
Jangan Asal Beli, Pahami...
Oli atau pelumas untuk motor matik terbaru sangat berbeda dengan oli pelumas buat motor matik produksi lama. Foto/DOK. PTPL
A A A
JAKARTA - Jangan asal pakai pelumas tanpa panduan yang jelas. Pemilik motor matik perlu memahami ada perbedaan besar antara pelumas yang digunakan untuk motor matik baru dengan motor matik produksi lama.

Jadi pemilik motor matik memang tidak hanya harus melakukan penggantian pelumas secara periodik dan memahami spesifikasi pelumas. Mereka juga wajib mengerti jenis oli mesin yang dibutuhkan sesuai dengan tahun produksi motor matik itu. Baik itu yang baru mau pun lama.

Perlu diketahui dulu, bahwa spesifikasi oli motor matic berbeda dengan motor manual. Cara paling mudah untuk mengidentifikasinya ialah melihat kode JASO (Japanese Automotive Standard Association), di mana motor matic umumnya menggunakan JASO MB.

Selain JASO ada juga API Service yang dikeluarkan oleh American Petroleum Institute yang merupakan suatu kode standar dalam menentukan kualitas sebuah pelumas. Untuk oli mesin berbahan bakar bensin, diawali dengan huruf 'S' lalu diikuti dengan huruf kedua misal API SL atau API SN.

Baca juga : Harganya Tembus Setengah Miliar Lebih, Ini yang Bikin Pajero Sport Tetap Disukai

Jangan Asal Beli, Pahami Perbedaan Oli Mesin Motor Matik Baru dengan yang Lama


"Semakin tinggi hurufnya, maka makin tinggi pula kualitas oli mesin tersebut. Contohnya API SN memiliki tingkatan performa lebih tinggi dari API SJ. Tapi, pemilihannya juga harus memperhatikan tingkat kekentalan atau SAE yang tepat," ujar Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist PT.Pertamina Lubricants.

Nah tingkat kekentalan atau viskositas oli mesin juga dapat dilihat dari angka yang tertera pada kemasan. Misalnya pada oli dengan SAE 10W-30 dan SAE 20W-40. Tentu oli yang kedua memiliki tingkat kekentalan lebih tinggi.

“Sebaiknya memang memilih oli untuk motor matic juga dilihat tahun produksinya, karena teknologi yang lebih baru biasanya memang harus menggunakan oli dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Atau lihat saja manual book nya. Produsen pelumas seperti Pertamina Lubricants juga selalu mengembangkan produk-produk terbarunya berdasarkan kebutuhan dan spesifikasi motor terbaru,” jelas Brahma lebih lanjut.

Sebagai produsen pelumas nasional, PT Pertamina Lubricants (PTPL) memiliki beragam spesifikasi oli untuk menyesuaikan kebutuhan motor matic yang beredar di Indonesia. Khusus pelumas oli mesin motor matic, PTPL punya varian produk yang masuk ke dalam jajaran Enduro Matic.

Baca juga : Sukses Bawa Boneka Manusia, Taksi Terbang EHang 216 Siap Angkut Penumpang

Jangan Asal Beli, Pahami Perbedaan Oli Mesin Motor Matik Baru dengan yang Lama


Dimulai dari Enduro Matic 10W-30. Pelumas sintetik dengan kemasan 1 liter ini cocok digunakan motor matic keluaran terbaru baik untuk mesin 110 cc dan 125cc seperti Honda Beat, Honda Genio, Honda Scoopy, Honda Vario 125 dan lain-lain.

Oli spesifikasi serupa juga dapat dijadikan opsi pemilik motor matic di atas dengan memilih Enduro Matic-S 10W-30.
Perbedaannya terletak pada kemasan, di mana produk ini punya kapasitas 0,8 liter.

Tersedia pula Enduro Matic-V 10W-40. Oli ini didesain khusus motor matic 150 cc. Produk dengan base oil sintetik ini punya standarisasi tertinggi saat ini, API SN. Enduro Matic-V 10W-40 ini cocok untuk motor matic baru seperti Honda, Yamaha, Vespa dan sejenisnya.

Tak sekadar oli mesin baru atau berusia di bawah 5 tahun. PTPL juga menyediakan pelumas motor matic berusia di atas 5 tahun. Oli Pertamina Enduro Matic-G 20W-40 semi sintetik ini direkomendasikan jadi pilihan terbaik untuk mengurangi gesekan pada komponen mesin, oksidasi dan menjaga kebersihan di ruang bakar. Enduro Matic-G tersedia dalam dua kemasan, 0,8 liter dan 1 liter.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Cegah Krisis Logistik...
Cegah Krisis Logistik Energi, Dua Raksasa Ini Bersatu Amankan Jalur Distribusi Nasional
Kental Hitam dan Merah,...
Kental Hitam dan Merah, Yamaha Luncurkan MAX Special Livery
AHM Resmi Luncurkan...
AHM Resmi Luncurkan Generasi Terbaru All New Honda Vario 125
FORT 250 ADVENTURE CBS...
FORT 250 ADVENTURE CBS Meluncur, Skutik Adventure yang Cocok di Jalanan Kota
Tanda-Tanda Pasar Bangkit?...
Tanda-Tanda Pasar Bangkit? Penjualan Motor Oktober 2025 Naik Tipis 4,08 Persen
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Berita Terkini
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Infografis
Pentingnya Pakai Pelumas...
Pentingnya Pakai Pelumas yang Sesuai dengan Tipe Mesin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved