Sukses Bawa Boneka Manusia, Taksi Terbang EHang 216 Siap Angkut Penumpang

Minggu, 31 Juli 2022 - 14:39 WIB
loading...
Sukses Bawa Boneka Manusia, Taksi Terbang EHang 216 Siap Angkut Penumpang
Taksi terbang EHang 216 kembali melakukan uji coba terbang terbaru. Foto-foto/SINDONEWScom-Wahyu Sibarani.
A A A
JAKARTA - Taksi terbang EHang 216 yang dimiliki Prestige Aviation berhasil melakukan uji terbang terbaru. Bedanya kali ini mereka sukses membawa boneka manusia atau mannequin di langit JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (31/7/2022) ini.

CEO Prestige Aviation Rudy Salim mengatakan uji coba terbaru itu berbeda dengan sebelumnya. Menurutnya dulu taksi terbang EHang 216 hanya melakukan hovvering atau lepas landas secara vertikal dan hanya terbang dalam satu titik saja.

Di pengujian terbaru, taksi terbang buatan China itu melakukan gerakan lain yakni bergerak dari titik A ke titik B. Setelahnya melakukan gerakan kembali dari titik B ke titik A dan balik lagi ke titik B.

"Di pengujian kali ini kita juga melengkapi EHang 216 dengan mannequin yang merefleksikan adanya. Keberhasilan ini jadi bukti ke depannya EHang 216 sudah siap terbang bawa manusia," ujar Rudy Salim.

Baca juga : Ini 2 Mobil Baru Suzuki yang akan Meriahkan GIIAS 2022

Sukses Bawa Boneka Manusia, Taksi Terbang EHang 216 Siap Angkut Penumpang


Mannequin itu sendiri disesuaikan dengan kondisi manusia pada umumnya. Misalnya bobot mannequin yang mencapai 120 kilogram. Itu disesuaikan dengan bobot rata-rata yang ada di masyarakat Indonesia.

"EHang ini bisa mengangkut beban hingga 240 kilogram baik berupa manusia maupun barang," jelas Rudy Salim.

Baca juga : Fosil Gorgosaurus Berusia 77 Juta Tahun Terjual Rp88,5 Miliar

Sukses Bawa Boneka Manusia, Taksi Terbang EHang 216 Siap Angkut Penumpang


Lebih lanjut Rudy Salim mengatakan saat ini proses perizinan taksi terbang EHang 216 masih terus dimatangkan. Prestiga Aviation juga masih menunggu turunnya izin dari pihak terkait.

Hal itu dibenarkan Danny Suherdani, Kasubdit Potdirga Ditpol Udara Korpolairud Baharkam Polri. Dia mengatakan Sesuai dengan Undang-Undang No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan di Indonesia, pengaturan taksi terbang seperti EHang masih dalam pengkajian.

"Apapun yang dilakukan oleh pak Rudi terkait dengan EHang ini masih dalam proses untuk ijin yang dilaksanakan dari dunia penerbangan di Indonesia," ujarnya.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1817 seconds (11.97#12.26)