GIIAS 2022 Tampilkan Head Unit Canggih Pembaca Sensor CO2 dan Pembunuh Virus

Minggu, 14 Agustus 2022 - 12:19 WIB
loading...
GIIAS 2022 Tampilkan Head Unit Canggih Pembaca Sensor CO2 dan Pembunuh Virus
ACK-509 MAX dengan ukuran layar 9,4 inch dan ACK-510 MAX yang mempunyai ukuran layar 10,4 inch memiliki layar QLED beresolusi 2K. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
TANGERANG - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 telah dibuka. Pada pameran otomotif ini tidak hanya menghadirkan sederet mobil dan motor anyar tapi juga beragam aksesoris pendukung.

Yang tidak ketinggalan adalah aksesoris berupa headunit mobil. Salah satu merek yang ikut serta adalah Asuka, yang juga baru saja meluncurkan headunit canggih pembunuh virus ACK-509/510MAX.

BACA JUGA - Toyota bZ4X Jadi Pusat Perhatian Pengunjung GIIAS 2022, Ini Kelebihannya

"Ini merupakan headunit satu-satunya yang mengintegrasikan hal-hal penting seperti ini," kata Albert Lim selaku direktur PT Intersis Sejahtera Abadi yang menaungi brand Asuka Car TV, Sabtu (14/8/2022).

"Dengan teknologi asal jerman, headunit dilengkapi Carbon Dioxide Sensor yang dapat mengindikasi kadar CO2, dan Air Purifier yang dapat mematikan virus di dalam mobil demi kesehatan," tambahnya.

ACK-509 MAX dengan ukuran layar 9,4 inch dan ACK-510 MAX yang mempunyai ukuran layar 10,4 inch memiliki layar QLED beresolusi 2K. Keduanya mengintegrasikan alat CO2 Sensor CO2-100 untuk mendeteksi udara CO2 di dalam kabin mobil dan Air Purifier AP-100.

Alat CO2 Sensor CO2-100 akan menyala jika mendeteksi adanya kandungan C02 berlebih di kabin, yang dapat memberikan efek kantuk. Jadi jika indikator menyala maka pengemudi dapat segera mencari tempat istirahat terdekat.

Sensor ini dibuat oleh Infineon Technologies dari Jerman, yang dimana Infineon adalah manufaktur semikonduktor dan chip terbesar di Eropa. Sehingga sensor ini sangat akurat, sensitif, dan reliable, karena berstandar Industrial Grade.

Sementara AP-100 bekerja mendeteksi partikel 2.5 mikrogram di udara. Pada saat sensor mendeteksi 2.5 mikrogram sudah berlebihan di udara, maka purifier yang sudah satu paket dengan Head Unit Android ini akan bekerja.

"Metode pembersihan partikel PM 2.5 ini adalah Ionizer melalui media Carbon Electrode. Headunit dapat melakukan control apabila ingin menyalakan atau mematikan secara manual, dan juga diset untuk bisa nyala dan mati otomatis mengikuti kualitas udara PM2.5 dalam kabin mobil.” tambah Albert Lim.

Lim menyebut head unit terbarunya ini dibandrol seharga Rp 17 jutaan.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1561 seconds (10.55#12.26)