Elon Musk Mulai Rayu Kompetitor untuk Sukseskan Neuralink

Minggu, 21 Agustus 2022 - 21:49 WIB
loading...
Elon Musk Mulai Rayu Kompetitor untuk Sukseskan Neuralink
Elon Musk mulai rayu kompetitor untuk gunakan Neurelink. FOTO/ Het Parool
A A A
TEXAS - Neuralink , sebuah perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk, terus berupaya mewujudkan misinya, yakni untuk menghubungkan otak manusia ke komputer.

Namun sejak didirikan pada tahun 2016 lalu sampai saat ini belum ada satu pun percobaan yang dilakukan.

BACA JUGA - Pabrik Tesla di China akan Buat Tesla Termurah di Dunia

Dan baru-baru ini, menurut Reuters, Elon Musk mulai menghubungi perusahaan saingan Synchron secara intens dalam beberapa pekan terakhir untuk membahas investasi potensial. Tidak diketahui kesepakatan apa yang bakal diambil, yang jelas ini disebut akan mempercepat Neuralink mewujudkan misinya.

Seperti dilansir dari Engadget, Minggu (21/8/2022), meskipun kesepakatan ini sebenarnya sudah bocor ke publik dan kabar sudah berseliweran di internet. Tapi sumber Reuters mengatakan bahwa CEO Synchron belum memutuskan apakah akan menerima tawaran Elon Musk ini.

Beberapa pihak menilai tujuan Elon Musk mendekati Synchron adalah untuk mengungkapkan rasa frustrasinya kepada staf Neuralink atas lambatnya kemajuan perusahaan.

Neuralink sendiri pada 2019 lalu telah mengumumkan bahwa mereka akan meminta persetujuan untuk uji coba manusia pada tahun 2020. Pada bulan Januari tahun ini, perusahaan mulai mencari direktur uji klinis yang akan mengawasi pengujian perangkat medisnya pada subjek manusia.

Namun sampai detik ini, rencana tersebut belum juga direalisasikan, dan FDA belum mengungkapkan sejauh mana Neuralink dalam proses mendapatkan persetujuannya.

Sementara Synchron mengumumkan pada bulan Juli bahwa mereka telah menanamkan antarmuka otak-komputernya ke dalam korteks motorik seorang pasien manusia di AS untuk pertama kalinya. Dokter di Mount Sinai West New York melakukannya sebagai bagian dari uji coba COMMAND perusahaan.

Ini bertujuan untuk memeriksa keamanan implan Synchron pada pasien dengan kelumpuhan parah. Perusahaan juga telah menyelesaikan studi di Australia, di mana empat orang telah terbukti tetap hidup dengan aman bahkan setelah satu tahun dengan implannya.

Seperti Neuralink, Syncron juga berharap untuk memberikan orang dengan mobilitas terbatas kemampuan untuk mengontrol perangkat seperti smartphone dan komputer dengan pikiran mereka. Itu akan memberi mereka kebebasan untuk mengirim email, mengirim pesan teks, dan melakukan berbagai tugas digital.

Awal tahun ini, Max Hodak, salah satu pendiri Neuralink yang meninggalkan perusahaan pada tahun 2021, mengungkapkan bahwa ia mengambil peran sebagai penasihat di Synchron. Dia juga berinvestasi secara finansial di perusahaan.

Namun, perlu dicatat bahwa Elon Musk dilaporkan mengadakan diskusi dengan saingan Neuralink lainnya di masa lalu. Reuters mengatakan dia juga mendekati pengembang antarmuka otak-mesin Paradromics pada tahun 2020, tetapi pembicaraan itu akhirnya ditinggalkan.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1822 seconds (11.97#12.26)