Berkat China, Mobil Nasional Malaysia Cetak Rekor Penjualan

Jum'at, 02 September 2022 - 20:00 WIB
loading...
Berkat China, Mobil Nasional Malaysia Cetak Rekor Penjualan
Proto X70 merupakan produk yang berbagi platform dan desain dengan Geely Boyue. Foto/Autobuzz
A A A
JAKARTA - Mobil nasional Malaysia, Proton , berhasil mencetak rekor penjualan terbesar sejak 9 tahun lalu. Pada Juli lalu Proton berhasil menjual sebanyak 15.880 unit mobil untuk pasar ekspor dan domestik.

Capaian di Juli itu merupakan terbesar sejak Juli 2013. Artinya butuh waktu 109 bulan agar Proton bisa mencapai penjualan sebesar itu. Tingginya penjualan Proton di Juli 2022 ini semakin membuat perusahaan mobil negeri jiran itu bersemangat mencetak rekor penjualan tahunan terbesar sepanjang sejarah.

Sejak Januari hingga Agustus, Proton tercatat telah berhasil menjual mobil sebanyak 87.481 unit. Meningkat 39,7 persen dibanding penjualan total di 2021 yang mencapai 62.637 unit.

"Capaian ini adalah bukti bagaimana kami bisa memenangkan hati konsumen di dalam negeri dan luar negeri. Pasar ekspor juga sangat vital buat kami dalam mewujudkan target jangka panjang dan meningkatkan pendapatan buat Malaysia," ujar Roslan Abdullah, Deputy CEO Proton.

Baca juga : Ini Vespa Termurah di 2022 Buat Tampil Gaya, Harganya Mulai Rp40 Juta

Berkat China, Mobil Nasional Malaysia Cetak Rekor Penjualan


Menggeliatnya Proton di pasar otomotif memang bukan tanpa sebab. Dukungan perusahaan mobil China, Geely berhasil membuat Proton kembali menghasilkan banyak produk yang menarik.

Diketahui Geely telah menjadi pemegang saham 49,9 persen Proton sejak 2017 lalu. Sejak kerja sama itu dibuat Geely mengizinkan Proton melakukan rebadge terhadap mobil-mobil China buatan mereka.

Misalnya saja Proton X70 yang merupakan rebadge dari Geely Boyue. Kini Proton X70 merupakan pemegang market share SUV medium di Malaysia berkat desain dan fitur-fitur terkini yang dimiliki.

Baca juga : Truk Termahal di Dunia yang Bikin Takjub Semua Orang, Salah Satunya Punya Will Smith
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1255 seconds (10.55#12.26)