Begini Tampang Avanza Listrik Pertama di Dunia Milik Atta Halilintar di IMX 2022
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
“Sekitar dua bulan bikinnya. Desainnya juga dibantu sama desainer mobil Justin Bieber, West Cost Custom,” ujarnya.
Atta Halilintar memberikan nama Avanza The Only One pada mobil jagoannya di Perang Bintang Black Stone Live Modz 2022. Selain Tomi Airbrush dan Max Decal, mobil ini juga ditangani oleh Yoong Motor, Venom Indonesia, Airbft Indonesia, dan Masterpiece Car Leather Seat.
Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush menjeaskan bahwa Atta Halilintar memintanya untuk membuat mobil konsep agar memperlihatkan Toyota Avanza di masa depan.
Oleh karena itu, perubahan bukan hanya dilakukan pada bagian mesin, tapi juga di seluruh bodi mobil. “Ini bodi keseluruhan kita ubah dan bannya ditutup seperti di film Tron. Kaca belakang juga kita tambah 10 cm jadi seperti menyambung ke jendela samping. Lampu-lampu juga kita ubah semua biar lebih menarik,” ujar Tomi kepada SINDOnews.
![Begini Tampang Avanza Listrik Pertama di Dunia Milik Atta Halilintar di IMX 2022]()
Untuk motor listrik berbasis baterai, Tomi memastikan sudah bekerja dengan baik dan memiliki konsep yang menurutnya sangat efisien. “Motor listriknya kami menggunakan yang ukuran 20 kW. Untuk baterai, kami mengambilnya dari pihak lain karena tidak mengembangkan itu. Tapi saya mendapat konfirmasi baterai ini dapat menempuh jarak 127 km dan untuk pengisian memakan waktu enam jam,” ucap Tomi.
Atta Halilintar memberikan nama Avanza The Only One pada mobil jagoannya di Perang Bintang Black Stone Live Modz 2022. Selain Tomi Airbrush dan Max Decal, mobil ini juga ditangani oleh Yoong Motor, Venom Indonesia, Airbft Indonesia, dan Masterpiece Car Leather Seat.
Tomi Gunawan, builder bengkel Tomi Airbrush menjeaskan bahwa Atta Halilintar memintanya untuk membuat mobil konsep agar memperlihatkan Toyota Avanza di masa depan.
Oleh karena itu, perubahan bukan hanya dilakukan pada bagian mesin, tapi juga di seluruh bodi mobil. “Ini bodi keseluruhan kita ubah dan bannya ditutup seperti di film Tron. Kaca belakang juga kita tambah 10 cm jadi seperti menyambung ke jendela samping. Lampu-lampu juga kita ubah semua biar lebih menarik,” ujar Tomi kepada SINDOnews.

Untuk motor listrik berbasis baterai, Tomi memastikan sudah bekerja dengan baik dan memiliki konsep yang menurutnya sangat efisien. “Motor listriknya kami menggunakan yang ukuran 20 kW. Untuk baterai, kami mengambilnya dari pihak lain karena tidak mengembangkan itu. Tapi saya mendapat konfirmasi baterai ini dapat menempuh jarak 127 km dan untuk pengisian memakan waktu enam jam,” ucap Tomi.
Lihat Juga :