Ini Tips Inreyen Motor yang Benar setelah Modif Mesin Habis-habisan
Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:00 WIB
loading...
Tips inreyen motor yang benar buat motor yang telah menjalani modifikasi mesin tidak boleh berlebihan saat digunakan pertama kali. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Cermati tips inreyen motor yang benar setelah Anda memodifikasi mesin kendaraan roda dua kesayangan Anda. Hal itu perlu dilakukan guna memastikan kondisi mesin yang telah dirombak habis memang sesuai dengan keinginan dan tidak merugikan.
Saat ini memodifikasi mesin memang adalah salah satu cara yang kerap dilakukan oleh pemilik motor untuk meningkatkan kemampuan motor mereka. Umumnya modifikasi mesin motor dilakukan dengan cara bore up dan stroke up.
Bore up adalah memperbesar silinder, jadi pistonnya diganti dengan yang lebih besar. Sebaliknya, stroke up bisa dibilang memperpanjang langkah piston, bisa ditempuh dengan cara memindahkan posisi pin kruk as ke posisi luar.
Baca juga : Kejar Tesla, Hyundai Siap Habiskan Dana Rp196 Triliun untuk Perangkat Lunak
![Ini Tips Inreyen Motor yang Benar setelah Modif Mesin Habis-habisan]()
Lalu bagaimana jika Anda akhirnya sudah selesai modifikasi motor Anda itu? Perubahan yang terjadi di spesifikasi teknis tentu akan sangat berpengaruh pada kondisi mesin. Jadi mau tidak mau pemilik motor yang telah melakukan modifikasi mesin tetap melakukan inreyen ulang.
Jangan sampai karena terlalu percaya diri dengan hasil modifikasi, pemilik motor langsung mengendarai motor itu semaksimal mungkin. Justru yang baik dilakukan adalah melakukan pemanasan dan pengenalan.
Saat ini memodifikasi mesin memang adalah salah satu cara yang kerap dilakukan oleh pemilik motor untuk meningkatkan kemampuan motor mereka. Umumnya modifikasi mesin motor dilakukan dengan cara bore up dan stroke up.
Bore up adalah memperbesar silinder, jadi pistonnya diganti dengan yang lebih besar. Sebaliknya, stroke up bisa dibilang memperpanjang langkah piston, bisa ditempuh dengan cara memindahkan posisi pin kruk as ke posisi luar.
Baca juga : Kejar Tesla, Hyundai Siap Habiskan Dana Rp196 Triliun untuk Perangkat Lunak
.jpg)
Lalu bagaimana jika Anda akhirnya sudah selesai modifikasi motor Anda itu? Perubahan yang terjadi di spesifikasi teknis tentu akan sangat berpengaruh pada kondisi mesin. Jadi mau tidak mau pemilik motor yang telah melakukan modifikasi mesin tetap melakukan inreyen ulang.
Jangan sampai karena terlalu percaya diri dengan hasil modifikasi, pemilik motor langsung mengendarai motor itu semaksimal mungkin. Justru yang baik dilakukan adalah melakukan pemanasan dan pengenalan.
Lihat Juga :