Tips Aman Berkendara Motor Listrik saat Hujan
Rabu, 26 Oktober 2022 - 06:30 WIB
loading...
Motor listrik yang diproduksi pasti sudah dirancang sedemikian rupa, termasuk diperhitungkan keamanannya dan diuji ketahanannya, termasuk saat hujan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Belakangan ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang diguyur hujan . Lalu, apakah bisa berkendara menggunakan motor listrik saat hujan? Tak perlu khawatir, seluruh komponen kelistrikan serta baterai pada motor listrik sudah tahan air.
Motor listrik yang diproduksi pasti sudah dirancang sedemikian rupa, termasuk diperhitungkan keamanannya dan diuji ketahanannya. Sehingga sang pengemudi dan penumpang tetap aman saat berkendara di tengah hujan.
Namun, tetap ada beberapa tips yang perlu diketahui saat berkendara dengan motor listrik di tengah hujan. Pertama dan terpenting yang perlu dilakukan adalah menghindari genangan air yang tingginya melebihi roda atau sekitar 20-30 cm, agar mesin bagian dalam motor tetap terjaga dan tidak konslet.
Baca juga; Indonesia Targetkan 2 Juta Motor Listrik pada 2025
Jika dirasa kondisi air banjir melebihi batas tersebut, carilah alternatif jalan lain atau tunggu sampai banjir surut. Kemudian, berjaga jarak saat mengemudi dengan kendaraan lain. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi traksi atau selip pada ban motor. Seringkali air hujan menutupi sebagian jalan, sehingga jalanan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
Selanjutnya, pastikan kondisi baterai penuh atau cukup, agar performa motor tetap terjaga saat berkendara melewati hujan karena stasiun pengisian daya masih terbilang jarang ditemukan. Disarankan pula untuk berkendara dengan kecepatan stabil, serta hindari pembukaan bagasi utama tempat baterai diletakkan saat hujan turun, agar komponen baterai tidak terkena air.
Jika terpaksa ingin membuka, lindungi bagian baterai dari air hujan dan pastikan komponen tersebut tetap dalam keadaan kering. Apabila motor terjebak dalam banjir, pindahkan motor setelah baterai terlepas. Serta, pastikan kembali baterai diletakkan di tempat yang aman dari air.
Motor listrik yang diproduksi pasti sudah dirancang sedemikian rupa, termasuk diperhitungkan keamanannya dan diuji ketahanannya. Sehingga sang pengemudi dan penumpang tetap aman saat berkendara di tengah hujan.
Namun, tetap ada beberapa tips yang perlu diketahui saat berkendara dengan motor listrik di tengah hujan. Pertama dan terpenting yang perlu dilakukan adalah menghindari genangan air yang tingginya melebihi roda atau sekitar 20-30 cm, agar mesin bagian dalam motor tetap terjaga dan tidak konslet.
Baca juga; Indonesia Targetkan 2 Juta Motor Listrik pada 2025
Jika dirasa kondisi air banjir melebihi batas tersebut, carilah alternatif jalan lain atau tunggu sampai banjir surut. Kemudian, berjaga jarak saat mengemudi dengan kendaraan lain. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi traksi atau selip pada ban motor. Seringkali air hujan menutupi sebagian jalan, sehingga jalanan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
Selanjutnya, pastikan kondisi baterai penuh atau cukup, agar performa motor tetap terjaga saat berkendara melewati hujan karena stasiun pengisian daya masih terbilang jarang ditemukan. Disarankan pula untuk berkendara dengan kecepatan stabil, serta hindari pembukaan bagasi utama tempat baterai diletakkan saat hujan turun, agar komponen baterai tidak terkena air.
Jika terpaksa ingin membuka, lindungi bagian baterai dari air hujan dan pastikan komponen tersebut tetap dalam keadaan kering. Apabila motor terjebak dalam banjir, pindahkan motor setelah baterai terlepas. Serta, pastikan kembali baterai diletakkan di tempat yang aman dari air.
Lihat Juga :