Cara Paling Mudah Ubah Panas Menjadi Energi Listrik

Kamis, 03 November 2022 - 09:19 WIB
loading...
Cara Paling Mudah Ubah...
Stasiun pengisian daya mobil listrik di Jakarta. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim peneliti internasional berhasil menemukan cara baru menangkap panas dan mengubahnya menjadi sumber listrik. Penemuan ini pertama kali dipublikasikan minggu lalu oleh jurnal Science Advance.

Para peneliti berhasil menciptakan cara paling efisien mengubah panas dari polusi knalpot kendaraan atau cerobong asap pabrik menjadi energi listrik.

BACA JUGA - Inggris Ubah Langkah Kaki Jadi Energi Listrik

"Karena penelitian ini kami dapat menciptakan lebih banyak energi listrik dari sumber panas dibandingkan yang sudah ada saat ini," kata Joseph Heremans, Profesor Mechanical and Aerospace Engineering dan Ohio Eminent Scholar in Nanotechnology dari Ohio State University, seperti dilansir dari Science Daily.

Joseph dan tim meneliti partikel kecil bernama paramagnons, yang tidak kategori magnet tetapi memiliki medan magnetik. Hal ini penting, karena ketika dipanaskan, magnet kehilangan energinya dan berubah menjadi paramagnetis. Medan magnet, yang kerap disebut spins, menciptakan jenis energi yang disebut magnon-drag thermoelectricity. Jenis energi tersebut hingga saat ini tidak bisa digunakan untuk menangkap energi pada suhu ruangan.

Menurut penelitian umum, jika paramagnet dipanaskan, tidak akan terjadi apa-apa. Namun, penelitian Heremans membuktikan bahwa hal tersebut tidak benar. “Apa yang kita temukan adalah cara baru mengubah panas menjadi energi listrik. Termoelektrik konvensional yang selama ini ada tidak efektif menghasilkan listrik sehingga jarang digunakan. Ini mengubah pemahaman,” jelasnya.

Magnet merupakan bagian penting dalam menangkap energi melalui panas. Ketika satu sisi magnet dipanaskan, membuat sisi lainnya memiliki lebih banyak energi magnetik, memproduksi spin, yang mendorong elektron dalam magnet menghasilkan listrik.

Sisi paradoksnya, ketika semakin dipanaskan, magnet justru berubah menjadi paramagnet. Artinya, sebelum penelitian ini ada, tidak ada seorang pun yang menggunakan paramagnet untuk menangkap energi panas. Karena para peneliti berpikir, paramagnet tidak mampu mengumpulkan energi.

Para peneliti menemukan bahwa paramagnet dapat membuat energi hanya dalam waktu nanodetik. Dalam kurun waktu tersebut cukup untuk paramagnet mengumpulkan energi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Rekomendasi
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Infografis
3 Alasan Rusia Bisa...
3 Alasan Rusia Bisa Ubah Prancis Menjadi Chernobyl Raksasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved