Rokok Elektrik Diklaim Bantu Perokok Hentikan Kebiasaan Merokok

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:13 WIB
loading...
Rokok Elektrik Diklaim...
National Institute for Health Research and Cancer Research UK mengklaim rokok elektrik dapat menjadi terapi untuk berhenti merokok yang efektif. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berdasarkan hasil studi yang didukung oleh National Institute for Health Research and Cancer Research UK , rokok elektrik diyakini dapat menjadi terapi untuk berhenti merokok yang paling efektif dibandingkan produk nikotin lainnya. (Baca juga: Pemerintah Ajak Perguruan Tinggi Aktif Ikut Bantu Tangani Covid-19 )

Mantan Manager Stop Smoking Service (2004-2018) di Leicester City, Inggris, Louise Ross, yang menjadi salah satu pembicara di Global Forum on Nicotine (GFN) ke-7 yang diselenggarakan baru-baru ini, mengatakan, tim top Smoking Service memiliki sejumlah metode yang telah dicoba dan diuji untuk membantu perokok berhenti merokok.

Pihaknya memberikan kebebasan kepada para perokok untuk memilih sendiri metode apa yang ingin digunakan. “Namun, selama bertahun-tahun, baru kali ini saya melihat ada produk yang menjanjikan dan membawa keberhasilan nyata untuk membantu perokok dapat berhenti dari kebiasaannya, yakni rokok elektrik,” klaimnya.

Louise menambahkan, sayangnya terdapat banyak pihak yang berupaya menyangkal kehadiran produk tembakau alternatif. Hal ini dikarenakan banyak informasi simpang siur di masyarakat yang menganggap bahwa produk tersebut memiliki bahaya yang sama atau bahkan lebih berbahaya daripada rokok.

Hal sama disampaikan Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto. Dia mengatakan, informasi simpang siur tersebut juga terjadi di Indonesia. Hal ini dikarenakan pemerintah dan pakar kesehatan belum secara aktif dan terbuka menyosialisasikan informasi yang tepat mengenai produk tembakau alternatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Ingatkan Pentingnya...
Akademisi Ingatkan Pentingnya Kajian Ilmiah dalam Regulasi
Dukung 1.000% Pelarangan...
Dukung 1.000% Pelarangan Vape oleh BNN, Sahroni: Perlu Ada Gebrakan!
BNN Usul Vape Dilarang...
BNN Usul Vape Dilarang di Indonesia, Ini Alasannya
APVINDO: Regulasi Vape...
APVINDO: Regulasi Vape Harus Berdasar Kajian Ilmiah dan Menyeluruh
Rekomendasi
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Indomaret Hadirkan Pokemon School Collection
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved