Buntut Kematian George Floyd, Ford Akan Berhenti Bikin Mobil untuk Polisi
Minggu, 12 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Mobil SUV untuk Polisi AS. FOTO/ AS
A
A
A
NEW YORK - Kasus rasis yang menewaskan pria kulit hitam dan menimbulkan gerakan kampanye Black Lives Matter memicu karyawan Ford ingin perusahaan berhenti memproduksi mobil polisi tetapi langkah itu tidak didukung oleh CEO Ford Jim Hacket.
Mobil polisi yang digunakan di Amerika Serikat adalah produk Ford. Faktanya, Ford telah memasok mobil polisi selama hampir 70 tahun. Ini adalah tradisi yang sudah mereka mulai sejak 1950. BACA JUGA - Bukan Basa-Basi, Nih Bukti Motor 2 Tak Siap Diproduksi Kembali
Seperti dilansir dari MIRROR, Jim Hacket mengatakan bahwa Ford akan tetap dengan komitmen mereka untuk waktu yang lama.
Protes para pekerja disuarakan dalam surat kepada CEO yang menyatakan dukungan mereka untuk protes nasional terhadap penyalahgunaan kekuasaan oleh polisi dan kematian George Floyd pada 25 Mei sebagai akibat dari Departemen Kepolisian Minneapolis. BACA JUGA -Nggak Ngebul dan Berisik, Motor 2 Listrik Siap Hadir
Dalam surat itu, para pekerja juga menyatakan bahwa kendaraan mereka yang dibuat oleh Ford Explorer Police Interceptor digunakan untuk menyerbu area pertemuan yang besar dan petugas kepolisian tercatat menyemprotkan "senjata kimia" (bahkan bubuk merica) pada masyarakat.
Mobil polisi yang digunakan di Amerika Serikat adalah produk Ford. Faktanya, Ford telah memasok mobil polisi selama hampir 70 tahun. Ini adalah tradisi yang sudah mereka mulai sejak 1950. BACA JUGA - Bukan Basa-Basi, Nih Bukti Motor 2 Tak Siap Diproduksi Kembali
Seperti dilansir dari MIRROR, Jim Hacket mengatakan bahwa Ford akan tetap dengan komitmen mereka untuk waktu yang lama.
Protes para pekerja disuarakan dalam surat kepada CEO yang menyatakan dukungan mereka untuk protes nasional terhadap penyalahgunaan kekuasaan oleh polisi dan kematian George Floyd pada 25 Mei sebagai akibat dari Departemen Kepolisian Minneapolis. BACA JUGA -Nggak Ngebul dan Berisik, Motor 2 Listrik Siap Hadir
Dalam surat itu, para pekerja juga menyatakan bahwa kendaraan mereka yang dibuat oleh Ford Explorer Police Interceptor digunakan untuk menyerbu area pertemuan yang besar dan petugas kepolisian tercatat menyemprotkan "senjata kimia" (bahkan bubuk merica) pada masyarakat.
Lihat Juga :