Samsung Bikin Terobosan Baterai Lithium

Senin, 29 Juni 2015 - 08:06 WIB
Samsung Bikin Terobosan...
Samsung Bikin Terobosan Baterai Lithium
A A A
SEOUL - Perusahaan raksasa teknologi, Samsung, berhasil membuat terobosan dalam pengembangan teknologi untuk baterai lithium. Perusahaan asal Korea Selatan itu, melipatgandakan kapasitas baterai secara efektif.

Dikutip dari Raopidnewsnetwork, Senin (29/6/2015). secara khusus bagian penelitian di perusahaan telah mengembangkan teknologi untuk membuat bahan baru dari silikon katoda, untuk melapisi graphene dari permukaan silikon baterai. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepadatan energi, hingga dua kali lipat dari yang ada sekarang.

Samsung menggunakan anoda silikon untuk meningkatkan kapasitas, agar lebih dari baterai biasa. Tetapi lapisan graphene akan tumbuh untuk meningkatkan kepadatan.

Baterai lithium yang saat ini dikembangkan dan dikomersialisasikan merupakan buatan Sony di tahun 90-an. Meskipun sudah lama, setiap tahunnya menjadi semakin baik, tetapi dari sisi materi memiliki keterbatasan sendiri.

Langakah meningkatkan kapasitas baterai ini diambil Samsung sebagai upaya untuk membedakan dirinya dari pesaing smartphone global lainnya. Perusahaan asal negeri Gingseng itu mengharapkan, bahwa bisa membawa perubahan yang signifikan untuk perangkat mobile dan industri automotif elektronik.

Sebagian besar pengembangan bahan baterai berkapasitas tinggi telah dilakukan di Amerika Serikat. Tapi masalah yang kerap muncul adalah teknologi utama kehidupan baterai lithium yang lebih pendek dari pengisian dan pemakaian secara konstan. Tanpa harus bergantung pada pembentukan silikon karbida, bahan graphene langsung ditanam ke permukaan lapisan silikon.

Pengamat industri mengatakan, teknologi ini mungkin masih memerlukan dua atau tiga tahun untuk komersialisasi. Artinya, baterai berkapasitas 2300 mAh dan 3000 mAh, kapasitas akan menjadi dua kali lipat pada 2018.

Tidak hanya kapasitasnya yang bertambah dua kali lipat, tapi juga proses pengisian pun akan lebih mudah. Secara ukuran akan sekitar 1,8 dan 1,5 kali lebih besar dari baterai lithium ion yang telah dikomersialkan.
(dyt)
Berita Terkait
Samsung Tempati Urutan...
Samsung Tempati Urutan Pertama Gawai yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia
50 Kode Rahasia Samsung:...
50 Kode Rahasia Samsung: Akses Fitur Tersembunyi & Maksimalkan Ponselmu
Cara Menghubungkan HP...
Cara Menghubungkan HP Samsung ke TV Tanpa dan dengan Kabel
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Bekerja Senyap, Benteng...
Bekerja Senyap, Benteng Digital Samsung Knox Jaga Rahasia Pribadi dari Jutaan Ancaman Siber
Berita Terkini
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
3 Kijang Innova Ambulans...
3 Kijang Innova Ambulans Memperkuat Layanan Kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Teknologi Canggih di...
Teknologi Canggih di Balik Pengelolaan Motor Listrik yang Makin Menjamur di Indonesia
Toyota Mulai Uji Coba...
Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Sirkuit Le Mans
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved