Tujuh Model Mobil Ford Positif Kena Imbas Airbag Takata

Selasa, 23 Januari 2018 - 12:03 WIB
Tujuh Model Mobil Ford...
Tujuh Model Mobil Ford Positif Kena Imbas Airbag Takata
A A A
NEW YORK - Skandal airbag Takata ternyata belom berakhir, Ford juga mengumumkan recall pada beberapa model karena airbags yang diproduksi Takata bermasalah.

Seperti dilansir dari Autopro, Ford menyatakan tujuh model masuk daftar kendaraan dengan airbag yang bermasalah. Pengumuman tersebut dikeluarkan saat National Recovery Traffic Administration (NHTSA) AS.

Penarikan kembali tersebut termasuk Ford Ranger, Ford Fusion, Ford Edge, Ford Mustang, Lincoln MKZ, Lincoln MKX dan Mercury Milan, yang diproduksi pada 2009-2010 dan dirakit di Amerika Utara.

Tercatat ada 19 korban jiwa di seluruh dunia yang melibatkan kantong udara Takata, melibatkan produsen mobil ternama seperti Subaru, Mazda, Mercedes-Benz, BMW, Jaguar, Toyota, Honda, GM dan Land Rover.

Kasus cacat produksi yang menimpa perusahaan penyedia kantung udara Takata Corp berdampak besar pada industri otomotif dunia. Pasalnya Takata termasuk dalam tiga perusahaan terbesar penyedia perangkat airbag yang terpasang pada merek-merek mobil ternama. Bersama dua perusahaan airbag lainnya yakni Autoliv dan TRW Automotive Holding Corp. Takata berbagi 75 persen market share perangkat airbag.

Dilansir dari Moto1, akibat banyaknya kasus recall karena kantung udara yang tidak berfungsi sempurna, bahkan bisa meledak dan membahayakan penumpang. Imbasnya beberapa produsen otomotif mulai mengalihkan pesanan mereka ke perusahaan lain seperti Autoliv dan Daicel. Hal ini tentu mengancam kelanjutan bisnis dari perusahaan tersebut.

Beberapa sumber melaporkan perusahaan saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah Amerika Serikat tentang masalah puluhan juta airbag baru. Kabarnya Takata harus menarik kembali sekitar 35 juta airbags yang beredar di pasaran.

Tentu ini merupakan jumlah yang besar mengingat seblumnya sebanyak 28,8 juta airbag juga telah ditarik. Dalam hal ini Takata bisa terancam gulung tikar, sebab perkiraan Credit Suisse yang harus dikeluarkan perusahaaan tersebut sekitar USD3,5 miliar dari 50 juta kendaraan.
(wbs)
Berita Terkait
Jutaan Mobil Ford Ditarik...
Jutaan Mobil Ford Ditarik Kembali, Ini Masalahnya
Karyawan Lupa Kencangkan...
Karyawan Lupa Kencangkan Baut Gearboks, Ratusan Mobil Ford Ditarik Kembali
Ford Upgrade Supercharger...
Ford Upgrade Supercharger Mustang 2024, Ini Kecepatan yang Dihasilkan
Passion Ford Performance...
Passion Ford Performance Diperkenalkan di IIMS 2026
Rusak di Bagian Pintu,...
Rusak di Bagian Pintu, Ford Recall 2,15 Juta Unit Mobil
Penyakit Kambuhan yang...
Penyakit Kambuhan yang Meresahkan: Ford Tarik Kembali 1,9 Juta Mobil Akibat Kamera Mundur yang Mendadak Buta
Berita Terkini
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved