Pendidikan Internet Sehat Perlu Masuk Kurikulum

Selasa, 13 Februari 2018 - 10:02 WIB
Pendidikan Internet...
Pendidikan Internet Sehat Perlu Masuk Kurikulum
A A A
YOGYAKARTA - Banyaknya akun palsu di medsos bisa jadi karena pemabahan tentang internet sehat masih rendah. Diperlukan literasi yang berkelanjutan untuk mencegah hal ini.

Dosen Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII) Raden Narayana Mahendra Prastya menyebut media sosial (medsos) memang memilik sifat yang sangat bebas. Kendali sepenuhnya berada di tangan penggunanya. Ini diperparah dengan pendaftaran akun medsos sangat mudah dan bisa berisi identitas palsu. Kondisi ini mengakibatkan banyaknya hoax yang beredar.

Meski demikian, menurut Narayana masyarakat bisa bersama-sama mencegah hal ini. Setiap medsos seperti facebook, twitter maupun youtube memiliki mekanisme filter masing-masing. “Masyarakat dan publik bisa sama-sama mengamati. Jika ada akun yang tidak benar kita bisa ramai-ramai melaporkannya dengan mekanisme report spam agar akun tersebut ditutup,” jelasnya.

Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap penggunaa internet sehat harus juga didengungkan terus. Masyarakat harus diberikan literasi yang cukup agar tidak mudah mempercayai hoax yang banyak beredar di internet.

Narayana mengusulakan agar ada pendidikan internet sejak dini yang dilakukan oleh pemerintah. “Sudah saatnya pendidikan tentang internet sehat dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah dari kelas 1 hingga kelas 9,” terangnya.

Literasi ini menurutnya lebih tepat dilakukan dibanding dengan melakukan pembatasan misalnya dengan penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat membuka akun medsos. Literasi yang selama ini sudah dilakukan masih terbatas oleh kalangan LSM dan kampus-kampus, sehingga belum bisa dilakukan secara kontinyu.

“Saya kurang sependapat penggunaan KTP untuk membatasi akun Medsos. Menurut saya yang lebih tepat adalah dengan jalan literasi. Masukkan kurikulum pendidikan internet sehat sejak dini, hal ini akan meminimalisir efek negative dari internet,” terangnya.
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Berita Terkini
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Teknologi Canggih di...
Teknologi Canggih di Balik Pengelolaan Motor Listrik yang Makin Menjamur di Indonesia
Toyota Mulai Uji Coba...
Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Sirkuit Le Mans
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved