Great Wall Motor Ngotot Ingin Produksi Jeep di China

Rabu, 26 Desember 2018 - 21:02 WIB
Great Wall Motor Ngotot...
Great Wall Motor Ngotot Ingin Produksi Jeep di China
A A A
JAKARTA - Produsen mobil China Great Wall Motor Co mengumumkan akan meluncurkan mobil Jeep dan telah menghubungi produsen automotif Amerika Serikat, Fiat Chrysler Automobiles.

seperti dilansir dari Carscops, Great Wall telah melakukan negosiasi dengan Fiat. Langkah itu akan memisahkan merek Jeep dari brand FCA lainnya, meninggalkan tanda tanya mengenai masa depan Fiat, Chrysler, Dodge, dan Ram. FCA pernah mengatakan juga untuk mempertimbangkan kemungkinan memisahkan Alfa Romeo dan Maserati ke perusahaan sendiri.

Presiden Great Wall, Wang Fengying, yang masuk dalam dafar Fortune sebagai wanita ketujuh paling berpengaruh di di Asia, menulis dalam sebuah email kepada AutomotiveNews bahwa Great Wall bermaksud untuk membeli Jeep dan "berhubungan dengan FCA" untuk memulai negosiasi.

Tak heran kalau Great Wall hanya menginginkan Jeep. Analis mengatakan Jeep tidak diragukan lagi adalah bagian paling berharga dari portofolio FCA dan secara teoritis lebih berharga daripada brand lain secara keseluruhan.

Bahkan awal pekan lalu, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dilaporkan akan dibeli oleh produsen otomotif terkemuka China, Geely. Namun, direktur eksekutif Geely Gui Shengyue mengatakan kepada Reuters bahwa Geely "tidak memiliki rencana untuk saat ini,"

Seperti diketahui, Geely baru saja menandatangani kesepakatan sebagai mitra strategis asing Proton, yang ingin fokus pada pengembalian laba. Sementara untuk Lotus, Geely bertujuan untuk memperluas produksi model untuk menjangkau pasar global.

Namun, Geely tidak sepenuhnya menolak gagasan untuk membeli FCA, namun, "ini akan menjadi langkah yang lebih baik bagi produsen kendaraan lain untuk mempercepat perkembangan mereka," kata Gui Shengyue. Great Wall Motors dan Guangzhou Automobile Group termasuk di antara mereka yang mempertimbangkan untuk membeli FCA, namun belum tentu pembelian aset penuh atau sebagian.

Sebelum ini, CEO FCA Sergio Marchionne dikatakan mencari kemitraan atau pembeli yang memungkinkan perusahaan mengelola kenaikan biaya untuk emisi kepatuhan, dan mengembangkan penggerak listrik dan teknologi penggeraknya sendiri.
(wbs)
Berita Terkait
Harga Mahal dan Inden...
Harga Mahal dan Inden 4 Bulan, Peminat Rubicon Baru Tidak Banyak
Jeep Punya Dua Bengkel...
Jeep Punya Dua Bengkel Resmi Baru, Bisa Servis Hingga Modif
Impor Langsung dari...
Impor Langsung dari Amerika, Harga Jeep Wrangler 4-Door Rubicon Tembus Rp2,3 Miliar
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi Jeep Rubicon, Mobil Koleksi Mario Dandy Tersangka Penganiayaan
Jeep Avenger 2027 Terungkap,...
Jeep Avenger 2027 Terungkap, Begini Tampang dan Teknologinya
DAS Tambah Dua Dealer...
DAS Tambah Dua Dealer Jeep di JABODETABEK
Berita Terkini
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved