Daimler Tuntut PBB Berani Selidiki Semua Mobil Kim Jong Un

Senin, 06 Mei 2019 - 17:49 WIB
Daimler Tuntut PBB Berani...
Daimler Tuntut PBB Berani Selidiki Semua Mobil Kim Jong Un
A A A
JAKARTA - Pabrikan kendaraan mewah asal Jerman Daimler bingung bagaimana pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memperoleh limusin anti peluru yang digunakannya saat pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump.

Situasi ini jelas menimbulkan banyak pertanyaan tentang pemimpin yang kontroversial itu. Harus tahu bahwa penjualan atau impor barang mewah, termasuk limosin ke Korea Utara, adalah bagian dari sanksi PBB (PBB).

Pembatasan itu dilakukan untuk menekan Korea Utara agar menghentikan program senjata nuklir mereka.

Namun, Kim Jong Un dikabarkan memiliki dua Mercedes, Maybach S600 Pulman Guard dan Maybach 62 menunggunya di Rusia. Sementara S600 Pullman digunakan saat bertemu Trump di Singapura dan Hanoi.

"Kami tidak tahu bagaimana kendaraan itu bisa diangkut ke Korea Utara. Bagi Daimler, bisnis produk ekspor harus mematuhi undang-undang yang memang prinsip bisnis kami. Kami tidak memiliki hubungan bisnis dengan Korea Utara lebih dari 15 tahun. Daimler juga menganut embargo yang diberlakukan oleh PBB dan Amerika Serikat, "kata juru bicara Daimler, Silke Mockert dalam keterangan persnya seperti dilansir Mirror.

Menurut Mockert lagi, untuk mencegah pengajuan kendaraan Daimler ke Korea Utara dan kantor kedutaannya, perusahaan mempraktikkan proses kontrol ekspor yang komprehensif.

"Penjualan kendaraan oleh pihak ketiga, terutama model bekas tidak berada di bawah kendali atau tanggung jawab kami," katanya.

PBB saat ini tengah melakukan investigasi kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Mereka heran diktator Korea Utara itu beberapa kali terlihat menggunakan mobil-mobil mewah di beberapa acara kenegaraan yang diikuti. Contohnya saat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Singapura beberapa waktu lalu, Kim Jong Un kedapatan mengendarai mobil Mercedes-Benz S-Class.

Bahkan, ketika menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, Kim Jong Un menggunakan mobil Rolls-Royce. Bahkan, dia menyiapkan mobil Lexus yang digunakan Mike Pompeo selama berada di Korea Utara. PBB heran bagaimana bisa mobil-mobil itu masuk wilayah Korea Utara.

Apalagi, saat ini Korea Utara tengah menjalani masa embargo yang diterapkan PBB karena sikap mereka pada penggunaan senjata nuklir. “Sangat gila apa yang terjadi di sana. Mengapa (kendaraan) itu bisa ada di sana?” ujar Hugh Griffiths, Koordinator Komite Ahli Pengawasan Sanksi PBB.

Autoevolution menduga, mobil-mobil tersebut masuk secara ilegal. Korea Utara menggunakan pihak ketiga untuk membeli mobil-mobil tersebut yang dimasukkan ke wilayah Hong Kong.

Dari wilayah itu, mobil-mobil tersebut langsung dibawa ke Korea Utara. Ketiga perusahaan mobil itu; Lexus, Rolls-Royce, dan Mercedes- Benz, mengatakan, jika skema itu yang dilakukan, mereka tidak bisa mencegah hal itu terjadi.
(wbs)
Berita Terkait
Mobil Buatan China Kuasai...
Mobil Buatan China Kuasai Industri Otomotif Australia
Riset: Perubahan Lahan...
Riset: Perubahan Lahan Akibat La Nina Ancam Rumah-Rumah di Australia
Instagram Bereksperimen...
Instagram Bereksperimen Tampilkan Jumlah Teman di Profil
Rolls-Royce Resmi Perkenalkan...
Rolls-Royce Resmi Perkenalkan Mobil Listrik Pertamanya
Hyundai Siap Isi Pasar...
Hyundai Siap Isi Pasar Sedan yang Mulai Ditinggal Merek Jepang
Honda Merek Otomotif...
Honda Merek Otomotif Pertama yang Memproduksi Mobil Listrik di Thailand
Berita Terkini
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved