DFSK Bidik 15 Persen Pangsa Pasar SUV di Jatim

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:39 WIB
DFSK Bidik 15 Persen...
DFSK Bidik 15 Persen Pangsa Pasar SUV di Jatim
A A A
JAKARTA - Produsen mobil asal China, DFSK makin gencar menggarap pasar otomotif di Jatim, khususnya di segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Setelah meluncurkan Glory 580, kini DFSK menghadirkan Glory 560. Kedua SUV tersebut berkapasitas tujuh penumpang. Glory 580 dibanderol mulai Rp270 jutaan hingga Rp318 juta. Sedangkan Glory 560 mulai dari Rp199 juta hingga Rp249 juta.

Regional Sales Manager DFSK Area Jatim, Billy Liu mengatakan, pihaknya fokus menggarap pasar SUV karena di Jatim ini pasarnya sangat potensial. Menurutnya, ke depan SUV akan menggantikan pasar Multipurpose Vehicle (MPV). Pasalnya, SUV dianggap lebih handal dan lebih nyaman. “Kami berharap, dengan kehadiran Glory 580 dan Glory 560 bisa meramaikan pasar SUV di Jatim. Ke depan, kami menargekan bisa meraih pangsa pasar sebesar 15 persen untuk kelas SUV,” katanya, Selasa (21/5/2019).

Terkait pasar otomotif yang masih lesu, Billy meyakini bahwa, dalam situasi tertentu pasar memang bisa lesu. Tapi setelah lesu, pasti akan kembali bergairah. Ini tak lepas dengan kebijakan pemerintah yang terus meningkatkan infrastruktur. Salah satunya jalan tol. Keberadaan jalan tol ini diyakini mampu meningkatkan penjualan mobil. Sebab, tidak ada kemacetan di jalan. Selain itu juga bisa lebih cepat menuju tempat tujuan. “Dalam sebulan, kami menargetkan penjualan Glory 580 dan Glory 560 sebanyak 100 unit,” ujar Billy.

Lembaga riset pasar dan analisis, Frost and Sullivan memprediksi, penjualan mobil di Indonesia pada 2019 bakal menembus angka 1.192.700 unit. Angka itu naik naik 4,2 persen dari realisasi penjualan tahun lalu. Prediksi itu mengacu pada membaiknya kondisi perekonomian di Indonesia. Hal itu dibarengi peningkatan konsumsi dalam negeri, investasi swasta, dan banyaknya mobil-mobil baru yang bermunculan. “Jatim, terutama Surabaya, merupakan pasar potensial bagi kami. Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah DKI Jakarta,” jelas Billy.

Sementara itu, PT Sokonindo Automobile (DFSK) Indonesia, tahun ini mempersiapkan untuk menjual kendaraannya ke pasar Asia lainnya. Mengingat pabrik yang berada di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten memiliki kapasitas produksi maksimal 50.000 unit per tahun. Fasilitas ini awalnya memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan produksi di dalam negeri, sekaligus basis produksi untuk pasar Asia Tenggara. “Indonesia merupakan pasar pertama DFSK di Asia Tenggara. Dan kami memang berencana untuk menggarap pasar ekspor,” pungkas Billy. (lukman hakim)
(wbs)
Berita Terkait
DFSK Gelora E Jadi Kendaraan...
DFSK Gelora E Jadi Kendaraan Listrik Komersial Ringan Pertama di Indonesia
Adaptasi Masa PSBB Total,...
Adaptasi Masa PSBB Total, DFSK Luncurkan Layanan Dealer Daring
Lebih Lebar dan Panjang,...
Lebih Lebar dan Panjang, DFSK Hadirkan Super Cab Ambulans
Angka Ekspor DFSK Buatan...
Angka Ekspor DFSK Buatan Indonesia Naik 228% pada 2020
DFSK Keluarkan Program...
DFSK Keluarkan Program Khusus untuk Tenaga Medis
Hadapi New Normal, DFSK...
Hadapi New Normal, DFSK Tawarkan 4 Layanan untuk Seluruh Konsumen
Berita Terkini
CEO Baru Volvo Fokus...
CEO Baru Volvo Fokus ke Pasar Amerika: Produksi Lokal Jadi Kunci Atasi Tarif Impor!
6 jam yang lalu
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
19 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
1 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
1 hari yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
1 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
1 hari yang lalu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved