Kinerja Kirin 810 Diklaim Berada di Antara Snapdragon 845 dan 855

Kamis, 25 Juli 2019 - 13:00 WIB
Kinerja Kirin 810 Diklaim...
Kinerja Kirin 810 Diklaim Berada di Antara Snapdragon 845 dan 855
A A A
BEIJING - Chipset Kirin 810 yang digunakan oleh Honor 9X diklaim Huawei memiliki kinerja yang mumpuni. Sebagai prosesor flagship, Kirin 810 mempunyai level kinerja di antara Snapdragon 845 dan 855.

Hal itu terungkap dalam sesi tanya jawab antara Presiden Honor, Zhao Ming dengan awak media seusai peluncuran Honor 9X. Dalam wawancara, dia menyebutkan, ada tiga chip terbaru milik internal perusahaan, yaitu Kirin 980, Kirin 810, dan Kirin 710. Sebelumnya diketahui bahwa chip unggulan HiSilicon hanya di seri Kirin 9.

Namun Honor telah mengumumkan 810 juga masuk dalam kategori prosesor andalan juga. Jadi ada sedikit membingungkan yang harus diklarifikasi oleh Huawei.

Dilansir dari laman Giz China, dalam wawancara, Zhao Ming mengatakan, seluruh arsitektur sistem chip mereka sangat jelas. "Kami pada dasarnya akan menggunakan seri 9 dalam model unggulan teratas Huawei dan Honor. Kekuatan pemrosesan aktual dan kinerja chip seri 8 berada di antara Snapdragon 845 dan 855. Kami akan mempercepat evolusi seluruh industri chip. Jadi Anda tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah chip kelas menengah. Itu dekat dengan chip andalan generasi sebelumnya dan bahkan lebih kuat," klaimnya.

Mengenai prosesor seri Kirin 7, Zhao Ming mengatakan, chip seri itu relatif digunakan pada model mid-range. Sedangkan chip low-end saat ini tidak dikembangkan oleh perusahaan.

"Chip low-end umumnya dari pihak ketiga dan mitra. Bahkan, kami juga terbuka untuk penggunaan chip yang dikembangkan oleh produsen lain. Di satu sisi, kami mungkin memiliki beberapa chip yang dikembangkan sendiri. Di satu sisi, kami juga akan menggunakan produk dari Qualcomm dan MediaTek. Huawei akan mengikuti strategi multi-chip di masa depan," tuturnya.

Sepertinya semuanya sudah jelas, bahwa Huawei telah mengembangkan chip 7nm bukan dari seri Kirin 9 dan akan digunakan dalam model non-flagship. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk membawa kinerja yang lebih baik kepada pelanggan yang lebih besar dengan label harga lebih rendah. Jadi, ini adalah pendekatan yang bagus untuk menangkap lebih banyak pangsa pasar.
(mim)
Berita Terkait
Chipset 3nm Kirin 9010...
Chipset 3nm Kirin 9010 Dikabarkan Hadir Bersama Huawei Mate 50
Kenapa Tak Ada Perusahaan...
Kenapa Tak Ada Perusahaan seperti Huawei di AS? Ini Penjelasan Bos Qualcomm
Ini Bukti Taiwan Memainkan...
Ini Bukti Taiwan Memainkan Peran Penting dalam Industri Semikonduktor Dunia
Final, TSMC Hanya Bisa...
Final, TSMC Hanya Bisa Kirim Kurang dari 9 Juta Prosesor Kirin 9000 ke Huawei
Chipset Intel Panther...
Chipset Intel Panther Lake Akan Diproduksi dengan Prosesor 18A Terbaru
Huawei, Samsung, dan...
Huawei, Samsung, dan Qualcomm Punya Chipset Jagoan Baru, Bagaimana MediaTek?
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved