Ngotot ke Vietnam, Pecinta Audio Visual Adu Kreatif di Lensa Academy

Senin, 30 September 2019 - 14:25 WIB
Ngotot ke Vietnam, Pecinta...
Ngotot ke Vietnam, Pecinta Audio Visual Adu Kreatif di Lensa Academy
A A A
MALANG - Lensa Academy 2019 yang digelar di 10 kota di Indonesia diapresiasi generasi muda, khususnya pecinta seni audio visual yang haus akan ilmu guna mengembangkan bakatnya di bidang tersebut.

Tema-tema yang diangkat dalam tiap gelaran juga semakin dekat dengan tren yang berkembang saat ini. Seperti gelaran Lensa Academy Malang yang mengangkat tema 'Describe & Get Subscriber' dengan menghadirkan pembicara vlogger/YouTuber kenamaan, Bayu Skak.

Sigit Diapsoputra, perwakilan Lensa Academy mengatakan, di setiap kota pelaksanaan akan terpilih tiga peserta yang bersaing dengan para peserta terbaik dari kota-kota lainnya. Mereka memperebutkan kesempatan mengikuti “Lensa Project: Capture Vietnam” di akhir 2019.

“Para peserta terbaik dari Lensa Academy di 10 kota tersebut akan diseleksi kembali dan hasil seleksi itu akan diambil empat peserta terbaik yang masing-masing mewakili genre karya visual, yaitu fotografer, videografer, vlogger, dan drone pilot untuk diberangkatkan ke Lensa Project: Capture Vietnam. Mereka semua ditantang berkolaborasi membuat karya visual yang paling keren, untuk kemudian dipamerkan kepada publik di Tanah Air,” kata Sigit.

Untuk diketahui, Lensa Academy digelar di 10 kota di Indonesia, yaitu Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Jember, Banjarmasin, Malang, dan Pontianak. “Lensa Academy merupakan fasilitas bagi para pegiat seni audio dan visual untuk menggali lebih dalam keterampilan dan bakat mereka seiring dengan perkembangan tren dan teknologi. Sehingga, workshop yang diberikan pun bersifat up to date dan variatif karena kami ingin mengulik secara detail tentang seluk beluk seni audio visual itu sendiri,” tutur Sigit.

Selain itu, Lensa Community membuka kesempatan para pegiat foto dan video yang kotanya tidak didatangi oleh Lensa Academy, agar tetap berkesempatan mengikuti “Lensa Project: Capture Vietnam” melalui Lensa Vietnam Challenge. Challenge tersebut juga terbagi atas masing-masing genre yaitu fotographer, videographer, vlogger dan drone pilot.

Dengan adanya Lensa Vietnam Challenge, Lensa Community berharap semua pegiat foto dan video mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti Lensa Project: Capture Vietnam. Caranya dengan submit karya terbaiknya di Instagram @LensaCommunity mulai 24 Juli-19 Oktober 2019.

Sementara di Lensa Academy Malang, Bayu Skak berbagi tips dan trck untuk menjadi creative vlogger dengan mengusung tema ‘Describe & Get Subscriber’. Gelaran workshop dan kompetisi seputar vlog ini diselenggarakan di OURA Cafe, Klojen, Malang, Minggu (29/9/2019).

“Kami sharing tentang bagaimana membuat vlog yang kreatif dan bisa menjadi penghasilan. Siapapun sebenarnya bisa menjadi vlogger, tetapi tidak semua memperhatikan hal-hal teknis yang mendasar untuk mengemas video blog mereka terlihat menarik. Nah, pada Lensa Academy di Malang ini waktunya kita mengulas hal itu,” ujar Bayu Skak.

Dijelaskannya, ada beberapa elemen yang harus diperhatikan sebelum membuat vlog. Di antaranya perencanaan konsep vlog, teknik pengambilan gambar, dan cara public speaking yang menarik di depan kamera. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah konsistensi dan inovasi berkarya.

Lensa Academy Malang juga menantang para vlogger untuk berkompetisi menampilkan karya terbaik mereka dari hasil materi workshop yang diberikan oleh Bayu Skak. Sutradara film ‘Yowis Ben’ ini turun tangan langsung menjadi juri dan memilih tiga peserta terbaik dari vlog yang sudah di-submit pada hari yang sama. Tiga peserta terbaik itu akan berkesempatan mengikuti “Lensa Project: Capture Vietnam” yang diadakan akhir tahun nanti.

Pada proses kompetisi, ratusan peserta yang terbagi atas dua kelompok dibawa ke Museum Brawijaya dan Kampoeng Heritage Kajoetangan yang terletak beberarpa kilometer dari lokasi workshop. Di tempat itu, mereka diminta unjuk kemampuan dalam membuat vlog sekreatif mungkin dengan latar tempat bersejarah tersebut.
Setelahnya, seluruh peserta diberi waktu satu jam untuk mengedit hasil video. Hasilnya, terpilih tiga peserta terbaik yaitu Hari Obie Darmawan (Juara 1), Debi Dwi Marta (Juara 2), Yusrizal Novwaril (Juara 3).
(mim)
Berita Terkait
Rekomendasi Kamera Bagus...
Rekomendasi Kamera Bagus tapi Murah buat Pehobi Fotografi Pemula
Membuat Foto Cantik...
Membuat Foto Cantik untuk Produk UMKM dengan Handphone
Rekomendasi Ponsel-Ponsel...
Rekomendasi Ponsel-Ponsel Murah dengan Kamera Ciamik
Mau Rasakan Sensasi...
Mau Rasakan Sensasi Seru Fotografi? Cobalah Kamera Ini
Antusiasnya Mahasiswa...
Antusiasnya Mahasiswa Ikuti Komunitas Fotografer iNews Flash First Meet Up
Wildlife Photographer,...
Wildlife Photographer, Menjaga Alam lewat Jepretan Kamera
Berita Terkini
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Sejarah Baru Gokart...
Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved