Aliansi Percayakan Pasar Asia Tenggara ke Mitsubishi

Minggu, 02 Februari 2020 - 21:58 WIB
Aliansi Percayakan Pasar...
Aliansi Percayakan Pasar Asia Tenggara ke Mitsubishi
A A A
TOKYO - Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi mengumumkan kerangka kerja baru untuk memperkuat model bisnisnya dan memperkuat struktur manajemennya.

Seperti dilansir dari Reuters, Kerangka kerja ini disetujui pada pertemuan Dewan Operasi Pakatan (AOB) di Yokohama, Jepang dan akan meningkatkan kemampuan anggota Aliansi untuk meningkatkan kekuatan perusahaan masing-masing dan melengkapi strategi mereka.

AOB juga menegaskan kembali program utama yang diuraikan dalam rapat dewan pada bulan November 2019 untuk mendukung inisiatif yang memungkinkan setiap perusahaan Aliansi untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan di tengah transisi industri ke layanan mobilitas baru.

Singkatnya, kerangka kerja baru akan memanfaatkan kekuatan anggota Aliansi. Di pasar regional, masing-masing perusahaan akan disebut sebagai area yang ditunjuk yaitu Nissan untuk China, Renault untuk Eropa dan Mitsubishi untuk Asia Tenggara

Sebelumnya Pengakuan mengejutkan datang dari mantan petinggi Aliansi, Nissan, Mitsubishi dan Renault Carlos Ghosn saat diwawancarai oleh pengacara selama lebih dari 10 jam .

Ghosn membuat prediksi itu tahun lalu dalam serangkaian pembicaraan tentang penangkapan dan dakwaannya, kata seorang mantan jaksa yang juga seorang kritikus sistem peradilan Jepang, Nobuo Gohara.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa Nissan akan bangkrut dalam dua hingga dua tahun," kata Gohara pada konferensi pers di Tokyo untuk mengungkapkan percakapannya dengan Ghosn. seperti dilansir dari Blomberg

Mantan CEO pengungsi saat ini mungkin tidak menjelaskan secara rinci mengapa Nissan menghadapi kesulitan seperti itu.

Juru bicara Nissan Azusa Momose yang dihubungi menolak memberikan komentar. Pabrikan kendaraan yang berbasis di Yokohama sekarang mengalami penurunan penjualan yang signifikan di China dan Eropa.

Pengembangan telah memaksa Nissan untuk mengevaluasi kembali target penjualan dan profitabilitas tahunannya untuk tahun fiskal, menambahkan bahwa itu akan pensiun 12.500 karyawan di seluruh dunia.

Gohara bertemu dan mewawancarai Ghosn lima kali dalam dua bulan untuk menyelesaikan penulisan buku yang rencananya akan diterbitkan sebelum persidangan Ghosn dimulai. Pertemuan terakhir adalah dua hari sebelum penerbangannya ke Beirut.
(wbs)
Berita Terkait
Mistsubishi Outlander...
Mistsubishi Outlander Jadi Mobil SUV Paling Disukai di AS
MMKSI Tambah 4 Dealer...
MMKSI Tambah 4 Dealer Resmi Mitsubishi
Lama Terkubur, Mitsubishi...
Lama Terkubur, Mitsubishi Siap Hidupkan Kembali Colt Tahun Depan
Mitsubishi Pastikan...
Mitsubishi Pastikan Delica Mini Akan Beredar di Pasaran pada 2023
Mitsubishi PHEV Duduki...
Mitsubishi PHEV Duduki Posisi Puncak Pasar Otomotif Jepang
Sentuh Papua , Mitsubishi...
Sentuh Papua , Mitsubishi Motors Resmikan Diler di Jayapura
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved