BMW akan tarik 232.098 unit di China
Kamis, 03 April 2014 - 15:17 WIB
BMW akan tarik 232.098 unit di China
A
A
A
Sindonews.com - BMW akan menarik sebanyak 232.098 kendaraan di China karena adanya kerusakan pada baut mesin. Hal ini mengakibatkan saham mitranya di China yakni Brilliance China Automotive Holdings Ltd turun.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/4/2014), BMW akan menarik sebanyak 138.534 sedan yang diimpor. Sementara, mitranya di China akan menelepon kembali sebanyak 93.564 kendaraan.
Recall ini akan dimulai pada 18 Juni karena adanya cacat yang dapat menyebabkan baut eksternal pada sistem kontrol mesin menjadi kendur dan mbisa memengaruhi penyegelan.
Dalam keadaan tertentu, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Sementaral, saham Brilliance turun 1,8 persen menjadi 11,96 dolar Hongkong pada pukul 09:49 di perdagangan Hong Kong, sedangkan Indeks Hang Seng naik 0,7 persen.
Juru bicara BMW, Bernhard Santer mengatakan, BMW China telah mengajukan permohonan untuk menarik kendarannya pada bulan lalu terkait dengan baut pada mesin. Perusahaan ini akan memeriksa cacat pada mesin di pasar lain dan akan mengkomunikasikan hasilnya setelah selesai melakukan penyelidikan.
Sementara, Volkswagen AG sebagai produsen mobil terbesar di Eropa melakukan program perbaikan lebih dari 380.000 kendaraan di China tahun lalu setelah adanya keluhan tentang getaran dan lainnya.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/4/2014), BMW akan menarik sebanyak 138.534 sedan yang diimpor. Sementara, mitranya di China akan menelepon kembali sebanyak 93.564 kendaraan.
Recall ini akan dimulai pada 18 Juni karena adanya cacat yang dapat menyebabkan baut eksternal pada sistem kontrol mesin menjadi kendur dan mbisa memengaruhi penyegelan.
Dalam keadaan tertentu, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Sementaral, saham Brilliance turun 1,8 persen menjadi 11,96 dolar Hongkong pada pukul 09:49 di perdagangan Hong Kong, sedangkan Indeks Hang Seng naik 0,7 persen.
Juru bicara BMW, Bernhard Santer mengatakan, BMW China telah mengajukan permohonan untuk menarik kendarannya pada bulan lalu terkait dengan baut pada mesin. Perusahaan ini akan memeriksa cacat pada mesin di pasar lain dan akan mengkomunikasikan hasilnya setelah selesai melakukan penyelidikan.
Sementara, Volkswagen AG sebagai produsen mobil terbesar di Eropa melakukan program perbaikan lebih dari 380.000 kendaraan di China tahun lalu setelah adanya keluhan tentang getaran dan lainnya.
(izz)