Di Inggris BMW i8 Ludes Terjual Hanya Butuh Dua Minggu
Minggu, 10 Agustus 2014 - 19:00 WIB
Di Inggris BMW i8 Ludes Terjual Hanya Butuh Dua Minggu
A
A
A
LONDON - Dua minggu sudah BMW i8 resmi mendarat di pantai Inggris, dan kini supercar hibrid Jerman tersebut telah habis terjual. Konsumen yang "telat" mengambil kunci mereka di dua minggu pertama, kini harus menunggu 10 bulan lagi agar bisa merasakan sensasi mengendarai i8.
Bahkan para penjual mobil di dealer BMW Inggris pun terkejut dengan popularitas mobil ini. "Kami sudah banyak menerima permintaan orang yang meminta membeli mobil display. Sampai ada orang yang mengatakan kepada saya, 'sebutkan harga Anda'," kata Peter Adams, Manajer Penjualan BMW yang dikutip dari Autoevolution, Minggu (10/8/2014).
Manajer Penjualan di showroom BMW di Park Lane, Mayfair London ini menyebutkan, dalam dua minggu tidak kurang 170 orang sudah mengisi berkas untuk membawa pulang i8. Tingginya permintaan di showroom tersebut menurutnya karena kawasan itu dihuni para konglomerat.
Padahal harga untuk sebuah i8 di Inggris tidak dapat dikatakan murah, dealer mematok harga mulai dari 100 ribu pound atau sekitar Rp1,9 miliar untuk varian terendah. Angka tersebut akan membengkak hingga 120 ribu pound atau sekira Rp2,3 miliar, jika konsumen menginginkan fitur tambahan. Sedangkan harga lampu Laser sendiri sekitar USD10.000 atau setara Rp117 juta.
Di Jerman, i8 ditawarkan mulai dari 126 ribu Euro atau sekitar Rp1,9 miliar. Sementara di Amerika Serikat, varian standar dibanderol sedikit lebih murah dari rekan Eropa mereka. Dealer AS mematok harga mulai dari USD135.700 atau sekitar Rp1,6 miliar.
Alasan kenapa i8 begitu populer bagi Brits (sebutan untuk orang Inggris), karena i8 merupakan supercar yang dipersenjatai mesin hibrid. Tenaga yang dihasilkan disuplai dari mesin konvensional 1.5 liter 3 silinder bertenaga 231dk dan torsi 320 Nm yag diletakkan dibagian belakang. Ditambah motor listrik di as roda depan yang mampu menyuplai tenaga tambahan hingga 131dk dan torsi 250 Nm pada as roda depan.
Bahkan para penjual mobil di dealer BMW Inggris pun terkejut dengan popularitas mobil ini. "Kami sudah banyak menerima permintaan orang yang meminta membeli mobil display. Sampai ada orang yang mengatakan kepada saya, 'sebutkan harga Anda'," kata Peter Adams, Manajer Penjualan BMW yang dikutip dari Autoevolution, Minggu (10/8/2014).
Manajer Penjualan di showroom BMW di Park Lane, Mayfair London ini menyebutkan, dalam dua minggu tidak kurang 170 orang sudah mengisi berkas untuk membawa pulang i8. Tingginya permintaan di showroom tersebut menurutnya karena kawasan itu dihuni para konglomerat.
Padahal harga untuk sebuah i8 di Inggris tidak dapat dikatakan murah, dealer mematok harga mulai dari 100 ribu pound atau sekitar Rp1,9 miliar untuk varian terendah. Angka tersebut akan membengkak hingga 120 ribu pound atau sekira Rp2,3 miliar, jika konsumen menginginkan fitur tambahan. Sedangkan harga lampu Laser sendiri sekitar USD10.000 atau setara Rp117 juta.
Di Jerman, i8 ditawarkan mulai dari 126 ribu Euro atau sekitar Rp1,9 miliar. Sementara di Amerika Serikat, varian standar dibanderol sedikit lebih murah dari rekan Eropa mereka. Dealer AS mematok harga mulai dari USD135.700 atau sekitar Rp1,6 miliar.
Alasan kenapa i8 begitu populer bagi Brits (sebutan untuk orang Inggris), karena i8 merupakan supercar yang dipersenjatai mesin hibrid. Tenaga yang dihasilkan disuplai dari mesin konvensional 1.5 liter 3 silinder bertenaga 231dk dan torsi 320 Nm yag diletakkan dibagian belakang. Ditambah motor listrik di as roda depan yang mampu menyuplai tenaga tambahan hingga 131dk dan torsi 250 Nm pada as roda depan.
(dol)