Mengenal Teknologi Ban Tanpa Angin, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
Senin, 15 Mei 2023 - 14:31 WIB
Teknologi ban tanpa angin menjadi pembahasan menarik untuk diulas. Foto DOK ist
JAKARTA - Teknologi ban tanpa angin menjadi pembahasan menarik untuk diulas. Ide terkait pembuatan ban ini disebut telah muncul sejak beberapa waktu lalu dan pengembangannya masih terus dilakukan sampai sekarang.
Memasuki tahun 2023, telah banyak alat canggih yang berhasil diproduksi dan menjadi favorit masyarakat. Sebut saja seperti ponsel tahan air, ponsel lipat, dan lainnya. Di samping itu, terdapat ide pengembangan lain yang tak kalah menariknya, yakni ban tanpa angin.
Mengutip laman Auto Express, ban tanpa angin merupakan desain baru yang revolusioner untuk menghilangkan ketergantungan ban terisi udara. Disebut juga sebagai ban ‘bebas kempes’, teknologi ban ini juga nantinya akan bebas dari bocor karena memang tidak pernah terisi udara.
Baca juga: 6 Cara Baca Ukuran Ban Mobil Biar Tak Keliru Saat Ganti Ban
Beberapa laporan menunjukan bahwa mereka memulai debutnya dengan mengembangkan Uptis (Unique Puncture-proof Tire System). Teknologi tersebut menggunakan velg aluminium dengan struktur penahan beban yang terbuat dari plastik, serta diperkuat serat kaca (GFRP) DAN komposit karet fleksibel.
Memasuki tahun 2023, telah banyak alat canggih yang berhasil diproduksi dan menjadi favorit masyarakat. Sebut saja seperti ponsel tahan air, ponsel lipat, dan lainnya. Di samping itu, terdapat ide pengembangan lain yang tak kalah menariknya, yakni ban tanpa angin.
Mengutip laman Auto Express, ban tanpa angin merupakan desain baru yang revolusioner untuk menghilangkan ketergantungan ban terisi udara. Disebut juga sebagai ban ‘bebas kempes’, teknologi ban ini juga nantinya akan bebas dari bocor karena memang tidak pernah terisi udara.
Baca juga: 6 Cara Baca Ukuran Ban Mobil Biar Tak Keliru Saat Ganti Ban
Teknologi Ban Tanpa Angin
Saat ini, telah banyak muncul pemberitaan terkait pengembangan ban tanpa angin. Salah satunya adalah Michelin.Beberapa laporan menunjukan bahwa mereka memulai debutnya dengan mengembangkan Uptis (Unique Puncture-proof Tire System). Teknologi tersebut menggunakan velg aluminium dengan struktur penahan beban yang terbuat dari plastik, serta diperkuat serat kaca (GFRP) DAN komposit karet fleksibel.
Lihat Juga :